
Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com
Kicauan burung-burung kecil yang hinggap di pagar pekarangan, kupu-kupu yang menari di antara bunga-bunga, hingga lebah dan capung yang sesekali mampir, merupakan pemandangan sederhana yang mampu menghadirkan suasana hangat di lingkungan rumah.
Keindahan seperti ini sesungguhnya bukan sekadar romantisasi alam. Kita tidak harus pergi jauh ke taman kota atau kawasan wisata alam untuk menikmatinya.
Apalagi dengan sedikit usaha dan penataan yang tepat, suasana serupa dapat dihadirkan di sudut kecil pekarangan rumah.
Mari membayangkan sebuah pojok hijau yang menjadi tempat persinggahan sementara bagi lebah, kupu-kupu, dan capung.
Caranya tidak selalu rumit. Salah satu langkah paling sederhana adalah menyediakan tanaman berbunga yang menjadi sumber makanan bagi mereka.
Tidak harus bunga yang mahal atau langka. Lebah dan kupu-kupu memiliki kemampuan mengenali sumber nektar dengan sangat baik. Bunga-bunga berwarna cerah dan mencolok justru sering menjadi daya tarik utama.
Warna-warni kelopak bunga membantu mereka menemukan tempat hinggap sekaligus menyuguhkan pemandangan yang menyenangkan bagi penghuni rumah.
Sementara itu, kicauan burung menjadi bonus yang tak ternilai. Saya beruntung tinggal di dekat kawasan sekolah yang masih memiliki beberapa pohon besar.
Pepohonan tersebut menjadi habitat alami berbagai jenis burung, dan kami yang tinggal di sekitarnya dapat menikmati suara merdu mereka setiap hari.
Kupu-Kupu yang Selalu Menarik Perhatian
Siapa yang tidak mengenal lagu anak-anak tentang kupu-kupu?
"Kupu-kupu yang lucu, ke mana engkau terbang..."
Lagu sederhana itu terasa hidup ketika kita benar-benar melihat seekor kupu-kupu hinggap di bunga.
Suatu hari, seekor kupu-kupu dengan sayap hitam kecokelatan bercorak putih tampak asyik mengisap nektar dari bunga tembelekan (Lantana camara) berwarna kuning cerah. Gerakannya yang ringan dan anggun menghadirkan pemandangan yang menenangkan.
Tidak jauh dari sana, seekor kupu-kupu kuning hinggap pada bunga berwarna serupa. Sekilas hampir tidak terlihat karena warnanya menyatu dengan bunga yang didatanginya. Sebuah bentuk kamuflase alami yang mengagumkan.