
Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com
Dalam film-film petualangan, terutama kisah para bajak laut, harta karun selalu digambarkan sebagai benda berharga yang tersembunyi di pulau-pulau jauh dan harus diperjuangkan melalui perjalanan panjang.
Namun, bagi seorang anak yang masih mengenakan seragam putih merah, definisi harta karun ternyata jauh lebih sederhana.
Tidak perlu berlayar menembus samudra. Cukup berjalan menuju warung dengan uang recehan di tangan.
Tidak ada pertarungan melawan perompak. Yang ada justru rasa penasaran dan harapan kecil ketika membuka bungkus jajanan.
Harta karun itu pun tidak tersimpan di dalam peti kayu berlapis emas. Ia bersembunyi di balik kemasan makanan ringan. Isinya bukan batu permata atau koin berharga, melainkan hadiah-hadiah sederhana berupa mainan mini, kartu bergambar tokoh kartun, atau yang paling saya sukai: komik lipat.
Menjadi "pemburu harta karun" kecil seperti itu adalah salah satu kenangan masa kecil yang masih menyisakan kehangatan hingga hari ini.
Mungkin bagi sebagian orang, hadiah-hadiah kecil yang disisipkan dalam produk jajanan terlihat sepele. Namun bagi saya, salah satu hadiah itulah yang diam-diam menjadi pintu masuk menuju kebiasaan membaca yang masih bertahan hingga sekarang.
Hadiah itu bernama komik lipat. Sebuah benda kecil yang tersembunyi di balik bungkus makanan ringan.
Saat itu, minat baca saya ternyata tidak tumbuh dari buku-buku tebal atau bacaan yang rumit. Semuanya berawal dari sesuatu yang sederhana dan menyenangkan.
Saya masih ingat salah satu merek jajanan yang cukup populer pada masanya, yaitu Mie Gemez. Kemasannya sangat khas, dengan gambar seorang anak berkepala plontos yang mengenakan kacamata hitam.
Mie Gemez sendiri merupakan jajanan berupa mi kering berbumbu yang tidak perlu dimasak terlebih dahulu. Cukup diremas, dicampur dengan bumbunya, lalu dikocok hingga merata sebelum disantap.
Saat itu sebenarnya ada banyak produk sejenis yang beredar di pasaran. Namun sepertinya produsen Mie Gemez memahami betul dunia anak-anak.
Selain menjual rasa, mereka juga menghadirkan kejutan. Dan bagi anak-anak, hadiah kecil selalu memiliki daya tarik tersendiri. Termasuk bagi saya.
Di antara berbagai hadiah yang pernah saya dapatkan, komik lipat adalah yang paling membekas.
Bentuknya kecil dan setiap lembarannya tersusun dengan cara dilipat. Gambarnya berwarna-warni, tokohnya lucu, dan ceritanya sederhana namun menyenangkan.