Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Ire Rosana Ullail
Penulis di Kompasiana

Blogger Kompasiana bernama Ire Rosana Ullail adalah seorang yang berprofesi sebagai Administrasi. Kompasiana sendiri merupakan platform opini yang berdiri sejak tahun 2008. Siapapun bisa membuat dan menayangkan kontennya di Kompasiana.

Main-main ke Kabupaten Semarang, Ada Wisata Apa?

Kompas.com, 20 Juli 2026, 22:23 WIB

Bangunan ini awalnya merupakan Stasiun Ambarawa yang dibangun pada 1873. Di dalam kawasan museum masih tersimpan berbagai halte kayu bersejarah yang dipindahkan dari lokasi asalnya sebagai bagian dari upaya pelestarian.

Museum ini juga menyimpan beragam koleksi lokomotif tua, termasuk lokomotif CC 5029 yang pernah digunakan menarik kereta ekspres pada masa kolonial.

Selain itu, terdapat berbagai perlengkapan operasional kereta api tempo dulu yang memperlihatkan bagaimana sistem transportasi berkembang dari masa ke masa.

Berjalan menyusuri museum ini membuat saya semakin memahami bahwa Kabupaten Semarang pernah menjadi bagian penting dari sejarah transportasi di Indonesia.

Menikmati Perjalanan dengan Kereta Wisata Heritage

Selain museum, kawasan ini juga menawarkan pengalaman menaiki Kereta Wisata Heritage Ambarawa.

Kereta uap klasik tersebut melayani perjalanan menuju Stasiun Tuntang dengan rute yang menyuguhkan pemandangan sawah, Gunung Merbabu, hingga Rawa Pening.

Gerbong kayunya menghadirkan suasana yang berbeda. Selama perjalanan, mudah sekali membayangkan bagaimana perjalanan kereta pada masa kolonial berlangsung puluhan tahun silam.

Setibanya di Stasiun Tuntang, wisatawan disambut pertunjukan seni tradisional dan beragam kuliner lokal yang semakin memperkaya pengalaman perjalanan.

Karena tidak beroperasi setiap hari, sebaiknya calon wisatawan terlebih dahulu mengecek jadwal keberangkatan sebelum datang.

Umbul Sidomukti, Tempat Melepas Penat

Kalau ingin menikmati udara pegunungan sambil mencoba berbagai aktivitas luar ruang, Umbul Sidomukti selalu menjadi pilihan menarik.

Lokasinya memang berada di dataran tinggi sehingga perjalanan menuju ke sana dipenuhi jalan menanjak. Namun, rasa lelah biasanya langsung terbayar begitu udara sejuk mulai terasa.

Di kawasan ini tersedia berbagai aktivitas, mulai dari flying fox, ATV, marine bridge, hingga area bermain anak.

Saya sendiri paling menyukai flying fox. Ada masa ketika saya dan teman-teman datang ke sini hanya untuk melepas penat setelah pekerjaan atau persoalan hidup terasa menumpuk. Berteriak sekencang mungkin dari atas ketinggian ternyata bisa menjadi terapi sederhana yang cukup melegakan.

Setelah itu, biasanya kami memilih menikmati secangkir kopi di kafe yang berada di area lebih tinggi. Duduk sambil memandangi hamparan pegunungan menjadi penutup yang sempurna.

Rawa Pening, Keindahan yang Tak Pernah Membosankan

Legenda Baru Klinting mungkin hanya hidup dalam cerita rakyat, tetapi pesona Rawa Pening benar-benar nyata.

Bagi wisatawan yang menyukai kawasan tertata, Bukit Cinta menjadi salah satu titik terbaik untuk menikmati panorama rawa.

Kini semakin banyak destinasi baru bermunculan di sekitarnya, mulai dari Eling Bening hingga Kampung Rawa.

Namun, saya justru lebih senang menikmati Rawa Pening melalui jalur-jalur kecil yang melewati permukiman warga.

Sebagai warga lokal, saya masih hafal beberapa titik yang menawarkan pemandangan matahari terbit maupun tenggelam dengan latar sawah, rel kereta, gunung, dan rawa dalam satu bingkai.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Jejak Guru yang Membentuk Seorang Guru
Jejak Guru yang Membentuk Seorang Guru
Kata Netizen
Musim Panen Cengkeh Kini Tak Lagi Serentak
Musim Panen Cengkeh Kini Tak Lagi Serentak
Kata Netizen
Faktanya, Tak Semua Buku Impor Orisinal
Faktanya, Tak Semua Buku Impor Orisinal
Kata Netizen
Seberapa Penting Keterbukaan Finansial dalam Rumah Tangga?
Seberapa Penting Keterbukaan Finansial dalam Rumah Tangga?
Kata Netizen
Reusable Bag hingga Panen Kompos, Langkah Kecil Mengurangi Sampah
Reusable Bag hingga Panen Kompos, Langkah Kecil Mengurangi Sampah
Kata Netizen
Kembali KKN dengan Peran yang Berbeda
Kembali KKN dengan Peran yang Berbeda
Kata Netizen
Meningkatnya Kejahatan Jalanan, Keresahan Bersama di Bandung
Meningkatnya Kejahatan Jalanan, Keresahan Bersama di Bandung
Kata Netizen
Mekar di Negeri Orang, Menjaga Harapan untuk Pulang
Mekar di Negeri Orang, Menjaga Harapan untuk Pulang
Kata Netizen
Langkah Kecil Kaum Urban Kurangi Sampah Rumah Tangga
Langkah Kecil Kaum Urban Kurangi Sampah Rumah Tangga
Kata Netizen
Sastra Indonesia dan Peluang Menjadi Wirausahawan Literasi
Sastra Indonesia dan Peluang Menjadi Wirausahawan Literasi
Kata Netizen
Liburan yang Tak Terlupakan karena Cacar Air
Liburan yang Tak Terlupakan karena Cacar Air
Kata Netizen
Realitas Keuangan ASN yang Jarang Orang Ketahui
Realitas Keuangan ASN yang Jarang Orang Ketahui
Kata Netizen
Di Balik Semua Stereotip ASN, Mana yang Benar?
Di Balik Semua Stereotip ASN, Mana yang Benar?
Kata Netizen
Main-main ke Kabupaten Semarang, Ada Wisata Apa?
Main-main ke Kabupaten Semarang, Ada Wisata Apa?
Kata Netizen
Mainan Tradisional Mengajarkan Kreativitas di Lingkungan Sekolah
Mainan Tradisional Mengajarkan Kreativitas di Lingkungan Sekolah
Kata Netizen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau