Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sigit Eka Pribadi
Penulis di Kompasiana

Blogger Kompasiana bernama Sigit Eka Pribadi adalah seorang yang berprofesi sebagai Administrasi. Kompasiana sendiri merupakan platform opini yang berdiri sejak tahun 2008. Siapapun bisa membuat dan menayangkan kontennya di Kompasiana.

Jangan Ragu bila Dapat Tawaran Bootcamp, Ini 5 Manfaat Ikut Bootcamp!

Kompas.com, 2 September 2023, 09:11 WIB

Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com

Ada yang pernah ikut program bootcamp atau pendidikan dan pelatihan dalam rangka pengembangan mutu dan kualitas diri serta peningkatan karier?

Jika ada yang belum pernah ikut dan penasaran apa itu bootcamp dan manfaatnya bagi karier serta skill diri, kamu bisa simak pembahasan berikut ini.

Bootcamp sendiri merupakan suatu program pelatihan intensif yang membekali pesertanya dengan berbagai skill atau keterampilan teknis dalam rangka dipersiapkan untuk bekerja ataupun menunjang jabatan dalam karier.

Durasi pelatihan dalam bootcamp biasanya relatif singkat, sekitar tiga hingga empat bulan. Maka dari itu, dengan singkatnya periode bootcamp ini, banyak orang yang mulai mengikuti berbagai bootcamp, mulai dari bootcamp teknologi, marketing, dan lain-lain.

Ketika seseorang ingin ikut bootcamp, ia bisa memilih dan menyesuaikan bootcamp dengan bidang tertentu yang ia senangi atau sesuai dengan bidang pekerjaan yang sedang digeluti.

Bagi seorang pekerja, baik ASN maupun karyawan swasta tak jarang mendapat kesempatan untuk ikut bootcamp dari institusi atau perusahaannya.

Jika suatu hari Anda dipercaya dan dipilih untuk mengikuti bootcamp dari kantor yang sesuai dengan bidang keahlian Anda, sebaiknya segera terima tawaran itu.

Sebab, mengikuti bootcamp bisa jadi sarana kamu untuk meng-upgrade diri. Dengan upgrade diri, berarti kita berupaya untuk menjadikan diri kita lebih baik dan lebih berisi lagi dari waktu ke waktu.

Hal ini tentu sangat penting agar lebih mudah atau fleksibel dalam beradaptasi di tengah dinamika dunia kerja kekinian yang begitu dinamis dan cepat serta membutuhkan talent yang bermutu juga berkualitas.

Maka dari itu, bila mendapat tawaran untuk ikut bootcamp dari pihak kantor, lebih baik langsung diterima. Jika kamu menolak, justru akan merugikan diri sendiri. Terlebih dengan menolak tawaran bootcamp kamu tidak bisa mengembangkan kariermu di kantor itu, alias kariermu akan stuck dan berhenti di situ saja.

Lantas, selain bisa mendukung pengembangan karier di kantor, apa saja manfaat lain dari mengikuti bootcamp?

Pertama, ikut bootcamp akan menambah bekal pengetahuan dan wawasan. Berbagai pengetahuan dan wawasan baru, baik teori maupun praktik, coaching serta mentoring, termasuk juga peningkatan skill diri bisa kamu dapatkan dengan mengikuti bootcamp.

Dengan ikut bootcamp juga bisa membuat kita menjadi pribadi yang visioner. Maksudnya, kita akan menjadi pribadi yang memiliki visi berpikir yang jauh ke depan, mampu berpikir waras dan wawas, serta bisa berpikir kritis.

Jadi kita akan tahu apa yang harus kita lakukan dalam beberapa waktu ke depan, terutama dari segi perencanaan kerja, dan lain sebagainya.

Kedua, ikut bootcamp bisa membantu kita memperluas jaringan dan relasi. Ketika mengikuti bootcamp kita pasti akan bertemu dengan peserta lain yang memiliki berbagai macam latar belakang dari berbagai daerah.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Ketika Kesibukan Tidak Lagi Cukup
Ketika Kesibukan Tidak Lagi Cukup
Kata Netizen
Ketika Liburan Usai, Mengubah Rasa Enggan Jadi Kesiapan
Ketika Liburan Usai, Mengubah Rasa Enggan Jadi Kesiapan
Kata Netizen
Efisiensi BBM di Tengah Kemacetan Sekolah, Apa Solusinya?
Efisiensi BBM di Tengah Kemacetan Sekolah, Apa Solusinya?
Kata Netizen
Potret Remaja Perempuan di Wilayah 3T
Potret Remaja Perempuan di Wilayah 3T
Kata Netizen
Lulusan D3 dan Akses Beasiswa, Mengapa Masih Terbatas?
Lulusan D3 dan Akses Beasiswa, Mengapa Masih Terbatas?
Kata Netizen
Menjelajah Pasar Papringan Temanggung
Menjelajah Pasar Papringan Temanggung
Kata Netizen
Kisah di Balik Barang Kenangan, dari Koleksi Lama ke Ruang Baru
Kisah di Balik Barang Kenangan, dari Koleksi Lama ke Ruang Baru
Kata Netizen
Ruang Hijau yang Hilang, Kenyamanan yang Ikut Pergi
Ruang Hijau yang Hilang, Kenyamanan yang Ikut Pergi
Kata Netizen
Di Balik Kesederhanaannya, Tutug Oncom Simpan Gizi dan Tradisi
Di Balik Kesederhanaannya, Tutug Oncom Simpan Gizi dan Tradisi
Kata Netizen
Arus Urbanisasi Pascalebaran, antara Harapan dan Keterbatasan Desa
Arus Urbanisasi Pascalebaran, antara Harapan dan Keterbatasan Desa
Kata Netizen
WFH dan Krisis BBM, Seberapa Efektif Menekan Konsumsi Energi?
WFH dan Krisis BBM, Seberapa Efektif Menekan Konsumsi Energi?
Kata Netizen
Kisah Tumpukan Setrikaan saat Lebaran Usai
Kisah Tumpukan Setrikaan saat Lebaran Usai
Kata Netizen
THR dan Realitas Finansial, Saatnya Lebih Jujur pada Diri Sendiri
THR dan Realitas Finansial, Saatnya Lebih Jujur pada Diri Sendiri
Kata Netizen
Jejak Rasa Sederhana, Kisah Pumpuk dari Belitung
Jejak Rasa Sederhana, Kisah Pumpuk dari Belitung
Kata Netizen
Ini Rasanya ke Negara Blok M Setelah Lebaran
Ini Rasanya ke Negara Blok M Setelah Lebaran
Kata Netizen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau