Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Mayangthika
Penulis di Kompasiana

Blogger Kompasiana bernama Mayangthika adalah seorang yang berprofesi sebagai Guru. Kompasiana sendiri merupakan platform opini yang berdiri sejak tahun 2008. Siapapun bisa membuat dan menayangkan kontennya di Kompasiana.

Siswa, Simak Kiat dan Trik supaya Dapat Hasil Baik di Musim Ujian!

Kompas.com, 14 Desember 2023, 15:30 WIB

Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com

Di Kabupaten Bogor, masa Ujian Akhir Semester (UAS) mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK atau sederajat sudah berlangsung pada tanggal 4-9 Desember 2023 lalu.

Pelaksanaan UAS ini berperan sebagai penilaian akhir dalam rangka mengukur pemahaman siswa atas materi pembelajaran selama satu semester ke belakang. Selain itu juga berfungsi sebagai alat untuk mengevaluasi efektivitas pengajaran dan kurikulum.

UAS juga bisa membantu siswa mengidentifikasi di bidang mata pelajaran mana mereka perlu meningkatkan pemahaman serta kinerja mereka. Hasil ujian tersebut juga bisa digunakan untuk memberikan umpan balik pada siswa, guru, dan orangtua mengenai perkembangan akademis siswa.

Sejak beberapa minggu sebelum mulai masa ujian, banyak siswa yang bertanya apakah ada tugas yang masih kurang, atau menanyakan perihal materi yang masih belum mereka kuasai.

Tak sedikit pula dari siswa tersebut yang merasa panik memikirkan hasil/nilai akhir ujian mereka. Apakah memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) atau tidak. Akan tetapi, banyak juga dari siswa yang sudah mulai siap menghadapi ujian.

Tips dan Trik Belajar Hadapi Ujian

Sebagai seorang guru, tentu saya paham atas beragam reaksi siswa dalam menghadapi masa UAS ini. Maka dari itu, saya ingin memberi beberapa tips dan trik yang bisa para siswa coba agar bisa mendapatkan hasil/nilai terbaik.

  • Buat jadwal belajar yang teratur dan realistis untuk memastikan kamu menutupi semua materi dengan cukup waktu.
  • Fokus pada pemahaman konsep daripada sekadar menghafal. Diskusikan materi dengan teman atau ajukan pertanyaan pada diri sendiri.
  • Gunakan teknik visual seperti mind maps atau diagram untuk membantu memvisualisasikan informasi.
  • Sisihkan waktu untuk istirahat agar otak tetap segar. Jangan lupa untuk tidur cukup sebelum ujian.
  • Praktikkan soal-soal ujian sebelumnya untuk membiasakan diri dengan format dan jenis pertanyaan yang mungkin muncul.
  • Kelola stres dengan teknik relaksasi seperti meditasi atau olahraga ringan.
  • Fokus pada materi yang dianggap sulit terlebih dahulu, lalu lanjutkan ke materi lainnya.
  • Jangan ragu untuk meminta bantuan dari guru atau teman jika ada konsep yang sulit dipahami.
  • Gunakan sumber belajar yang bervariasi, seperti buku, video, atau sumber online, untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam.
  • Jangan menunda-nunda, mulailah belajar dari sekarang dan jangan terlalu terbebani.

Persiapan Mental

Agar para siswa siap menghadapi masa ujian akhir, penting juga untuk menyiapkan mental. Sebab, pengaturan mental yang baik memainkan peran penting selama masa ujian berlangsung.

Dengan menyiapkan kondisi mental justru akan membantu para siswa mengurangi rasa cemas dan stres, meningkatkan fokus, serta meningkatkan daya tahan mental.

Dengan memiliki pikiran yang tenang dan positif, siswa cenderung lebih efektif dalam memproses informasi dan menjawab pertanyaan ujian.

Kondisi mental yang baik juga bisa membantu siswa mengelola waktu dengan lebih baik dan membuat keputusan yang rasional selama ujian.

Di samping itu juga bisa membuat siswa memiliki sikap positif atas tantangan ujian yang akan dihadapi, sehingga bisa meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri mereka yang pada akhirnya dapat meningkatkan performa akademis

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatur kondisi mentalmu agar lancar menghadapi ujian, antara lain sebagai berikut.

Positive Thinking. Ubah pikiran negatif menjadi positif. Percayalah pada kemampuan diri sendiri dan fokus pada potensi sukses.

Atur Napas. Gunakan teknik pernapasan dalam untuk menenangkan diri. Bernafas dengan perlahan membantu mengurangi kecemasan.

Visualisasi Sukses. Bayangkan kalian berhasil dalam ujian. Ini membantu membangun keyakinan dan menurunkan tingkat stres.

Istirahat yang Cukup. Pastikan kalian mendapatkan tidur yang cukup sebelum ujian. Ketidakcukupan tidur dapat mempengaruhi konsentrasi dan kinerja.

Breaks yang Terjadwal. Selama ujian, berikan diri kalian jeda singkat untuk mengistirahatkan otak dan mencegah kelelahan mental.

Senam Ringan atau Stretching. Aktivitas fisik ringan sebelum ujian dapat membantu meredakan ketegangan otot dan meningkatkan energi.

Fokus. Fokus pada hal-hal yang sedang kalian kerjakan, seperti persiapan dan respons kalian terhadap pertanyaan, bukan pada hal-hal yang di luar kendali.

Mantra Positif. Temukan kalimat atau kata-kata positif yang bisa menjadi mantra kalian. Mengucapkannya dapat memberikan dukungan mental. Misalnya: "Saya pasti bisa!"

Hindari Perbandingan Diri. Jangan membandingkan diri kalian dengan orang lain. Setiap orang memiliki cara belajar dan menghadapi ujian yang berbeda.

Jangan Lupakan Diri Sendiri. Ingatlah untuk merawat diri sendiri. Lakukan aktivitas yang membuat kalian bahagia dan rileks sepanjang persiapan menjelang ujian.

Apa yang Mesti Dilakukan Jika Dapat Nilai di Bawah KKM?

Ketika hasil ujian yang didapatkan ternyata masih di bawah KKM padahal kita telah mengerahkan semua usaha dan upaya yang kita bisa, ingatlah untuk jangan terlalu menyalahkan diri sendiri, orang lain, atau lingkungan sekitar.

Alih-alih bersedih dan menyalahkan keadaan dan diri sendiri, kamu bisa lakukan hal-hal berikut ini.

Evaluasi Hasil Ujian. Dengan melakukan evaluasi kamu bisa mengetahui letak kesalahan dan kekurangan kalian untuk bisa diperbaiki di kemudian hari.

Bicarakan dengan Guru. Kamu juga bisa diskusikan hasil ujiian dengan guru yang nanti bisa membari saran perbaikan. Jangan malu atau takut untuk berdiskusi dengan guru demi kemajuan belajar kalian.

Identifikasi Kekurangan. Dari hasil evaluasi kita akan menemukan kekurangan diri kamu terkait pelajaran mana yang perlu diperkuat. Selanjutnya, kamu hanya perlu fokus pada pemahaman konsep daripada sekadar menghafal materi tersebut.

Revisi Metode Belajar. Kamu juga perlu ubah strategi belajar jika dirasa cara belajar sebelumnya kurang efektif. Cobalah cara belajar yang berbeda untuk meningkatkan pemahaman kita atas materi pelajaran tertentu.

Temukan cara dan metode belajar yang tepat serta cocok untuk kamu agar lebih menyenangkan ketika menjalaninya.

Buat Rencana Perbaikan. Buat rencana studi baru yang lebih terstruktur dan terfokus untuk mengatasi kelemahan yang telah diidentifikasi.

Minta Bantuan. Ketika masih menemukan kesulitan dalam memahami pelajaran tertentu, jangan ragu dan malu untuk meminta bantuan dari guru atau teman.

Berpartisipasi dalam Pengayaan. Selain itu kamu juga bisa ikut berbagai program pengayaan untuk mendapatkan pemahaman lebih mendalam terkait satu mata pelajaran di luar jam pelajaran biasa.

Jangan Menyerah. Satu hal yang perlu kamu ingat ketika mendapat nilai ujian di bawah KKM adalah jangan menyerah. Ambil pelajaran dari hasil yang jelek itu dan gunakan hal tersebut sebagai motivasi diri untuk berkembang.

Terapkan Perubahan Secara Konsisten. Ketika sudah menemukan motivasi dan cara belajar yang cocok, lakukan dengan konsisten. Kedisiplinan dan konsistensi adalah kunci membuat diri kamu lebih baik.

Jaga Keseimbangan. Hal terpenting yang perlu diingat adalah jangan sampai melakukan upaya perbaikan diri ini malah mengorbankan dan mengganggu keseimbangan hidupmu.

Sesekali lakukan hal-hal yang menyenangkan kalian seperti nonton bioskop, main atau jalan-jalan bersama teman-teman kalian.

Ingatlah, satu kegagalan bukan berarti duniamu akan berakhir selamanya. Selama masih ada kesempatan, teruslah berusaha untuk memperbaiki kualitas diri dan jangan pernah untuk putus semangat.

Konten ini merupakan opini/laporan buatan blogger dan telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Musim Ujian Tiba, Tips dan Trik agar Kalian Siap Menghadapinya"

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Hubungan Ayah dan Anak: Canggung, Diam, tetapi Penuh Sayang
Hubungan Ayah dan Anak: Canggung, Diam, tetapi Penuh Sayang
Kata Netizen
Pelajaran tentang Adaptasi, dari Bonsai ke Bougenville
Pelajaran tentang Adaptasi, dari Bonsai ke Bougenville
Kata Netizen
Mari Mengenal Gizi Daging Sapi dan Kambing
Mari Mengenal Gizi Daging Sapi dan Kambing
Kata Netizen
Kebiasaan Kecil yang Membentuk Budaya Bersih
Kebiasaan Kecil yang Membentuk Budaya Bersih
Kata Netizen
Rangrang, Bunglon, dan Ruang Hidup yang Diperebutkan
Rangrang, Bunglon, dan Ruang Hidup yang Diperebutkan
Kata Netizen
Memberi Utang Itu Mudah, Menagihnya yang Sulit
Memberi Utang Itu Mudah, Menagihnya yang Sulit
Kata Netizen
Di Balik Lomba, Ada Hati Murid yang Perlu Dijaga
Di Balik Lomba, Ada Hati Murid yang Perlu Dijaga
Kata Netizen
Dari Rawa ke Permukiman: Kisah Satwa yang Kehilangan Habitat
Dari Rawa ke Permukiman: Kisah Satwa yang Kehilangan Habitat
Kata Netizen
Fenomena 'Book Shaming' dan Cara Kita Memandang Pembaca Lain
Fenomena "Book Shaming" dan Cara Kita Memandang Pembaca Lain
Kata Netizen
Ayah dan Anak, Belajar Dekat Lewat Obrolan Sederhana
Ayah dan Anak, Belajar Dekat Lewat Obrolan Sederhana
Kata Netizen
Belajar Bersabar dari Jodoh yang Tak Kunjung Datang
Belajar Bersabar dari Jodoh yang Tak Kunjung Datang
Kata Netizen
Dari Toko Kelontong, Kesadaran Lingkungan Itu Tumbuh Perlahan
Dari Toko Kelontong, Kesadaran Lingkungan Itu Tumbuh Perlahan
Kata Netizen
Menabung Kurban dari Uang Kembalian dan Niat yang Dijaga
Menabung Kurban dari Uang Kembalian dan Niat yang Dijaga
Kata Netizen
Mengenal Pulau Seram Lewat Cerita Seorang Murid
Mengenal Pulau Seram Lewat Cerita Seorang Murid
Kata Netizen
Di Balik Julukan Panas Bekasi, Ada Kehidupan yang Terus Berjalan
Di Balik Julukan Panas Bekasi, Ada Kehidupan yang Terus Berjalan
Kata Netizen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau