Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Petrus Kanisius
Penulis di Kompasiana

Blogger Kompasiana bernama Petrus Kanisius adalah seorang yang berprofesi sebagai Wiraswasta. Kompasiana sendiri merupakan platform opini yang berdiri sejak tahun 2008. Siapapun bisa membuat dan menayangkan kontennya di Kompasiana.

Ini Cara Yayasan Palung Merayakan Hari Orangutan Sedunia

Kompas.com, 31 Agustus 2024, 14:21 WIB

Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menunjukan bentuk cinta kepada orangutan di Hari Orangutan Sedunia (World Orangutan Day) 2024.

Seperti misalnya, Setiap tanggal 19 Agustus diperingati sebagai World Orangutan Day (Hari Orangutan Sedunia).

World Orangutan Day (WOD) atau disebut pula International Orangutan Day (IOD) diperingati oleh sebagian besar penduduk di bumi untuk mendukung dan mendorong masyarakat serta kita semua agar peduli dengan nasib primata yang sangat dilindungi ini.

Tahun ini, tema hari Orangutan Sedunia 2024 adalah Love for Orangutan (Cinta untuk Orangutan) #jagaorangutanjagakehidupan .

Yayasan Palung (YP) bersama para pihak merayakan hari Orangutan Sedunia (World Orangutan Day) 2024 dengan serangkaian kegiatan, diantaranya;

Pertama, kegiatan Bentangor Kids di SDN 19 Pampang Harapan, Kabupaten Kayong Utara, Kegiatan yang dilakukan adalah lomba tebak nama hewan dari gambar, tebak nama hewan dari ciri-ciri, menyusun puzzle gambar hewan dan test pengetahuan tentang lingkungan.

Kegiatan lainnya antara lain melakukan lecture di SDN 08 Matan Hilir Utara sekaligus merayakan hari Orangutan Sedunia dengan menyampaikan materi dasar tentang orangutan sebagai satwa yang sangat dilindungi.

Kegiatan lainnya yang dilakukan dalam rangka WOD 2024 adalah seperti siaran radio di RKU Kayong Utara yang mengetengahkan informasi tentang Orangutan.

Kami juga melakukan serangkaian kegiatan Ekspedisi ke sekolah-sekolah, kegiatan ini kami lakukan dari tanggal 18 Agustus hingga tanggal 23 Agustus 2024 di Dusun Sungai Kelik, Kecamatan Nanga Tayap.

Di SDN 19 Nanga Tayap, dalam rangka Hari Orangutan Sedunia 2024, YP mengadakan lomba menggambar, mewarnai dan test pengetahuan umum tentang lingkungan.

Lomba menggambar diikuti oleh kelas 3 dan 4, lomba mewarnai diikuti oleh kelas 1 dan 2, Test pengetahuan umum tentang lingkungan diikuti oleh kelas 5 dan 6. Semua peserta yang mengikuti kegiatan ini terlihat sangat antusias sekali.

Selain itu juga, kami melakukan lecture (ceramah lingkungan) dan puppet show (pertunjukan boneka) di beberapa sekolah di Dusun Sungai Kelik, Kecamatan Nanga Tayap. Seperti di SDN 07 Nanga Tayap kami melakukan puppet show, selanjutnya melakukan lecture di SMPN 03 Nanga Tayap.

Kemudian, kami juga melakukan kegiatan lecture di Lecture di SMP dan SMA Takhassus Al-Qur'an di Nanga Tayap. Kemudian, kegiatan puppet show juga kami lakukan di SDN 16 Matan Hilir Utara. Adapun materi puppet show dan lecture yang disampaikan adalah tentang Orangutan.

Selanjutnya melakukan juga pemutaran film lingkungan, beberapa film dokumenter tentang lingkungan dan film-film singkat tentang orangutan.

Sedangkan di Pontianak, kegiatan WOD digelar, pada Rabu (21/8/2024) oleh kelompok muda binaan Yayasan Palung, WBOCS (West Bornean Orangutan Caring Scholarship) 2021-2024.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Ketika Kesibukan Tidak Lagi Cukup
Ketika Kesibukan Tidak Lagi Cukup
Kata Netizen
Ketika Liburan Usai, Mengubah Rasa Enggan Jadi Kesiapan
Ketika Liburan Usai, Mengubah Rasa Enggan Jadi Kesiapan
Kata Netizen
Efisiensi BBM di Tengah Kemacetan Sekolah, Apa Solusinya?
Efisiensi BBM di Tengah Kemacetan Sekolah, Apa Solusinya?
Kata Netizen
Potret Remaja Perempuan di Wilayah 3T
Potret Remaja Perempuan di Wilayah 3T
Kata Netizen
Lulusan D3 dan Akses Beasiswa, Mengapa Masih Terbatas?
Lulusan D3 dan Akses Beasiswa, Mengapa Masih Terbatas?
Kata Netizen
Menjelajah Pasar Papringan Temanggung
Menjelajah Pasar Papringan Temanggung
Kata Netizen
Kisah di Balik Barang Kenangan, dari Koleksi Lama ke Ruang Baru
Kisah di Balik Barang Kenangan, dari Koleksi Lama ke Ruang Baru
Kata Netizen
Ruang Hijau yang Hilang, Kenyamanan yang Ikut Pergi
Ruang Hijau yang Hilang, Kenyamanan yang Ikut Pergi
Kata Netizen
Di Balik Kesederhanaannya, Tutug Oncom Simpan Gizi dan Tradisi
Di Balik Kesederhanaannya, Tutug Oncom Simpan Gizi dan Tradisi
Kata Netizen
Arus Urbanisasi Pascalebaran, antara Harapan dan Keterbatasan Desa
Arus Urbanisasi Pascalebaran, antara Harapan dan Keterbatasan Desa
Kata Netizen
WFH dan Krisis BBM, Seberapa Efektif Menekan Konsumsi Energi?
WFH dan Krisis BBM, Seberapa Efektif Menekan Konsumsi Energi?
Kata Netizen
Kisah Tumpukan Setrikaan saat Lebaran Usai
Kisah Tumpukan Setrikaan saat Lebaran Usai
Kata Netizen
THR dan Realitas Finansial, Saatnya Lebih Jujur pada Diri Sendiri
THR dan Realitas Finansial, Saatnya Lebih Jujur pada Diri Sendiri
Kata Netizen
Jejak Rasa Sederhana, Kisah Pumpuk dari Belitung
Jejak Rasa Sederhana, Kisah Pumpuk dari Belitung
Kata Netizen
Ini Rasanya ke Negara Blok M Setelah Lebaran
Ini Rasanya ke Negara Blok M Setelah Lebaran
Kata Netizen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau