
"Perjalanan ini belum selesai. Teruslah berjuang meraih cita-cita kalian."
Anak-anak pun bertepuk tangan. Saya ikut bertepuk tangan.
Bukan hanya untuk mereka yang hari itu naik ke atas panggung, melainkan juga untuk seluruh anak yang telah berjuang menyelesaikan satu fase penting dalam hidupnya.
Sebab pada akhirnya, setiap anak memiliki panggungnya masing-masing. Dan tidak semua panggung selalu berada di atas sebuah podium.
Konten ini merupakan opini/laporan buatan blogger dan telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Benarkah Murid yang Tidak Naik Panggung adalah Korban Keadaan?"
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT