Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halima Maysaroh
Penulis di Kompasiana

Blogger Kompasiana bernama Halima Maysaroh adalah seorang yang berprofesi sebagai Guru. Kompasiana sendiri merupakan platform opini yang berdiri sejak tahun 2008. Siapapun bisa membuat dan menayangkan kontennya di Kompasiana.

4 Hal yang Perlu Dilakukan agar Ibadah Ramadan Jadi Nyaman

Kompas.com, 26 Maret 2023, 16:01 WIB

Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com

Tidak terasa kita sudah memasuki bulan Ramadan yang sudah dinanti-nantikan banyak umat muslim di seluruh dunia.

Salah satu tanda kita sudah memasuki bulan Ramadan adalah banyaknya lagu-lagu religi yang diputar di banyak mal, munculnya berbagai postingan jualan baju-baju muslim, serta banyak iklan kue yang bertebaran di media sosial.

Ketika memasuki bulan Ramadan, umat Islam di seluruh dunia akan menjalankan satu ibadah wajib yakni ibadah puasa yang membutuhkan persiapan fisik maupun mental.

Persiapan ini tentunya berguna bagi agar kita dapat meningkatkan kualitas serta kuantitas ibadah kita selama bulan ramadan.

Sudah umum diketahui bahwa pahala selama Ramadan itu berlipat ganda. Sayang sekali jika sebagai umat muslim tidak memanfaatkan bulan penuh berkah tersebut.

Lantas, apa saja persiapan yang mesti dilakukan agar ibadah di bulan ramadan menjadi nyaman dan tak ada halangan?

Membersihkan Rumah dan Perabotan

Meski sudah memasuki bulan Ramadan hari kesekian, belum terlambat bagi kita untuk mulai membersihkan rumah serta segala perabotannya.

Tujuannya tentu selain menjadi bersih juga agar suasana di rumah menjadi nyaman, Ketika rumah bersih dan nyaman, niscaya kita sebagai penghuninya akan lebih khusyuk dalam menjalankan semua ibadah di bulan Ramadan.

Namun perlu diingat, aktivitas membersihkan rumah ini sebaiknya dilakukan di waktu-waktu tertentu, misalnya ketika sudah lewat waktu berbuka puasa atau beberapa saat sebelum berbuka puasa.

Tujuannya agar selama kita membersihkan rumah, ibadah puasa kita tidak terganggu karena kelelahan membersihkan rumah.

Menyusun Jadwal Kegiatan Selama Ramadan

Biasanya ketika bulan ramadan tiba jadwal ibadah akan meningkat dan semakin padat. Apalagi jadwal rutin yang tetap mesti dilakukan seperti biasanya bagi pelajar dan pekerja.

Jadwal harian rutin tersebut harus ditambah dengan jadwal ibadah lain di bulan Ramadan, seperti tarawih, tadarus, sahur, kegiatan sosial, pengajian dan lain-lain.

Maka dari itu, perlu untuk membuat jadwal kegiatan harian selama bulan Ramadan agar aktivitas sehari-hari tetap bisa berjalan dengan baik begitu pula dengan aktivitas ibadah tambahan.

Dengan menyusun jadwal kegiatan di bulan ramadan akan membuat kita tidak melewatkan aktivitas satu dan lainnya serta aktivitas kita menjadi lebih teratur dan tidak berantakan. Dengan begitu, tidak akan ada waktu terbuang sia-sia.

Susun kembali kegiatan rutin seperti biasanya, kemudian sisipkan kegiatan ibadah-ibadah. Jika jadwal terlalu padat, bisa dikurangi kegiatan-kegiatan yang kurang berfaedah.

Misalnya kurangi kegiatan scroll sosial media, kurangi main games, sisa waktunya bisa digunakan untuk membaca Al Quran. Biar sebentar yang penting waktu jadi bermanfaat untuk menambah pahala.

Siapkan Vitamin dan Suplemen

Dengan begitu padatnya jadwal kegiatan yang harus dijalani selama bulan Ramadan, tentu kita membutuhkan energi ekstra agar segala aktivitas dapat dijalani dengan baik.

Jika kita tidak memiliki cukup energi, tentu akan mengakibatkan tubuh menjadi cepat lelah dan tidak akan bisa menjalani aktivitas pekerjaan, sekolah, maupun beribadah di bulan Ramadan secara maksimal.

Maka dari itu, kita perlu mempersiapkan suplemen serta vitamin untuk menambah energi kita selama menjalani aktivitas di bulan ramadan.

Pilih vitamin dan suplemen yang cocok untuk tubuh. Selain vitamin dan suplemen dalam bentuk pil, kapsul atau liquid, siapkan pula stok buah dan sayuran yang kaya akan vitamin. Susu penuh kalsium juga rasanya jangan terlewat dari daftar belanjaan.

Rencanakan Kegiatan Sosial

Memasuki bulan Ramadan, coba mulai kembali untuk menghubungi teman, kerabat, serta kolega untuk berkegiatan sosial. Tidak harus kegiatan sosial yang besar, cukup semampunya yang penting kegiatan sosial yang pahalanya besar itu terselenggara.

Kegiatan sosial yang bisa dilakukan misalnya seperti membagikan takjil gratis selama bulan ramadan. sahur on the road, membagikan iqra, sedeka untuk panti asuhan, dan lain sebagainya.

Tentunya agar kegiatan-kegiatan tersebut bisa berjalan lancar, perlu perencanaan yang matang. Maka dari itu sebaiknya sebelum memasuki bulan Ramadan kita sudah memiliki perencanaan yang matang atau paling lambat di pekan pertama bulan ramadan.

Jadi kira-kira seperti itu persiapan yang perlu dilakukan agar semua aktivitas serta ibadah di bulan Ramadan bisa dijalankan dengan baik dan nyaman.

Semangat menjalani segala aktivitas serta ibadah di bulan Ramadan. Semoga kita semua bisa mendapat keberkahan dari bulan yang mulia ini.

Konten ini merupakan opini/laporan buatan blogger dan telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Persiapan Jelang Ramadan agar Ibadah Nyaman"

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Melihat Mantan Menikah, Ketika Luka Jadi Pelajaran
Melihat Mantan Menikah, Ketika Luka Jadi Pelajaran
Kata Netizen
Pendidikan Gratis, Janji Kebijakan, dan Realitas Keluarga Indonesia
Pendidikan Gratis, Janji Kebijakan, dan Realitas Keluarga Indonesia
Kata Netizen
Mantan Menikah, Saat Undangan Pernikahan Membuka Laci Kenangan
Mantan Menikah, Saat Undangan Pernikahan Membuka Laci Kenangan
Kata Netizen
Bel Sekolah Otomatis dan Pelajaran Berharga dari Guru Berani Mencoba
Bel Sekolah Otomatis dan Pelajaran Berharga dari Guru Berani Mencoba
Kata Netizen
Perpustakaan Keliling dan Upaya Menghidupkan Budaya Baca di Sekolah
Perpustakaan Keliling dan Upaya Menghidupkan Budaya Baca di Sekolah
Kata Netizen
Savana Baluran Musim Hujan: Keindahan, Tantangan, dan Harapan
Savana Baluran Musim Hujan: Keindahan, Tantangan, dan Harapan
Kata Netizen
Ini Cerita dan Potret Usaha Mikro di Bawah Flyover Martadinata
Ini Cerita dan Potret Usaha Mikro di Bawah Flyover Martadinata
Kata Netizen
Ruang Tamu yang Sunyi di Tengah Riuhnya Budaya Ngopi
Ruang Tamu yang Sunyi di Tengah Riuhnya Budaya Ngopi
Kata Netizen
Kecuk dan Perjalanan Panjang Menjaga Nada Tradisi
Kecuk dan Perjalanan Panjang Menjaga Nada Tradisi
Kata Netizen
Ketika Pasar Saham Bergejolak, Apa Artinya bagi Ekonomi Masyarakat?
Ketika Pasar Saham Bergejolak, Apa Artinya bagi Ekonomi Masyarakat?
Kata Netizen
Beban Ekonomi Guru dan Tantangan Pendidikan
Beban Ekonomi Guru dan Tantangan Pendidikan
Kata Netizen
Lebih dari Soal Alat Tulis dan Rapuhnya Jaring Pengaman Sosial
Lebih dari Soal Alat Tulis dan Rapuhnya Jaring Pengaman Sosial
Kata Netizen
Ketika Pertanyaan Anak Menjadi Cermin Cara Dewasa Berpikir
Ketika Pertanyaan Anak Menjadi Cermin Cara Dewasa Berpikir
Kata Netizen
Alasan-alasan Kita Jarang Bertamu ke Rumah Tetangga
Alasan-alasan Kita Jarang Bertamu ke Rumah Tetangga
Kata Netizen
Satu Batik, Banyak Fungsi, dan Busana Lokal yang Tak Pernah Keliru
Satu Batik, Banyak Fungsi, dan Busana Lokal yang Tak Pernah Keliru
Kata Netizen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau