
Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com
Sebagai pengampu Topik Pilihan ini, Kompasianer Nurul Rahmawati membuat konten yang sedikit berbeda: yakni jika kita menikah, apakah akan mengundang mantan?
Saat memutuskan mengundang mantan ke pernikahan, undangan itu bukan tanpa dilema, apalagi hubungan mereka berakhir bukan karena hilang rasa, melainkan faktor eksternal seperti restu keluarga.
Kontennya menyoroti keberanian dan kompleksitas emosional di balik keputusan mengundang mantan. Kehadiran mantan di resepsi, dengan senyum yang ditahan dan sikap penuh hormat, menjadi potret kedewasaan emosional yang tidak mudah dijalani.
Pada akhirnya, Kompasianer Nurul Rahmawati memaknai pengalaman itu sebagai bagian dari perjalanan hidup yang membentuk dirinya hari ini. Mantan tidak selalu harus menjadi luka, melainkan bisa menjadi fase yang ditutup dengan cara baik. (Baca selengkapnya)
***
Kompasianer juga bisa mengusulkan ide-ide menarik untuk Topik Pilihan dengan mengisi form ini.
Konten ini merupakan opini/laporan buatan blogger dan telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Datangi Pernikahan Mantan, Luka yang Sembuh dengan Caranya Sendiri"
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang