Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Widi Kurniawan
Penulis di Kompasiana

Blogger Kompasiana bernama Widi Kurniawan adalah seorang yang berprofesi sebagai Human Resources. Kompasiana sendiri merupakan platform opini yang berdiri sejak tahun 2008. Siapapun bisa membuat dan menayangkan kontennya di Kompasiana.

CFD Cibinong, Ruang Sehat yang Masih Perlu Penataan

Kompas.com, 21 April 2026, 08:29 WIB

Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com

Bagaimana kita menyeimbangkan manfaat ruang publik seperti car free day dengan kebutuhan mobilitas dan aktivitas warga yang tetap harus berjalan setiap hari?

Setelah sempat berhenti selama Ramadan dan libur Lebaran, kegiatan car free day (CFD) di sepanjang Jalan Tegar Beriman kembali digelar pada Minggu, 5 April 2026.

Sejak pukul 06.00 hingga 10.00 WIB, ruas jalan dari kawasan McDonald's Cibinong hingga Cibinong City Mall ditutup untuk kendaraan bermotor.

Meski terbilang masih relatif baru, CFD Cibinong dinilai memiliki konsep yang cukup tertata. Dua lajur utama difokuskan sepenuhnya untuk aktivitas olahraga, seperti berjalan santai, berlari, bersepeda, hingga sepatu roda.

Beberapa titik juga diisi dengan pertunjukan seni dan olahraga, yang menambah semarak suasana pagi.

Sementara itu, aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ditempatkan secara terpusat di satu sisi, tepatnya di kawasan sekitar kantor bupati dan lapangan Tegar Beriman. Pengaturan ini memberi ruang yang lebih nyaman bagi warga untuk berolahraga tanpa terganggu aktivitas jual beli di jalur utama.

Meski demikian, bagi sebagian pengunjung, kegiatan olahraga dan wisata kuliner sering berjalan beriringan. Hal ini justru menjadi bagian dari daya tarik CFD itu sendiri.

Bagi pelaku UMKM, kegiatan ini membawa manfaat nyata. Antusiasme pengunjung yang datang setiap pekan membuka peluang pemasaran yang lebih luas, terutama bagi produk kuliner dan usaha lokal yang sebelumnya belum banyak dikenal.

Salah seorang penjual bahkan mengungkapkan rasa syukurnya karena dagangannya laris sejak pagi. Fenomena ini menunjukkan bahwa CFD tidak hanya menjadi ruang rekreasi, tetapi juga ruang ekonomi yang cukup hidup.

Selain aktivitas olahraga dan perdagangan, CFD Cibinong juga menghadirkan berbagai layanan publik. Mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan, hingga layanan perizinan melalui Mal Pelayanan Publik.

Di sisi lain, terdapat pula program edukasi yang menarik, seperti pengelolaan sampah oleh dinas terkait.

Warga dapat belajar memilah sampah, mengolah limbah organik, hingga menukar botol plastik dengan suvenir atau produk tertentu. Pendekatan ini dinilai efektif karena menyentuh masyarakat secara langsung melalui praktik, bukan sekadar imbauan.

Wajah Ganda CFD Cibinong

Namun demikian, di balik berbagai manfaat tersebut, CFD Cibinong juga menyisakan sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian.

Penutupan Jalan Tegar Beriman berdampak pada pengalihan arus lalu lintas ke ruas-ruas alternatif yang terbatas. Akibatnya, kemacetan kerap terjadi di sejumlah titik, terutama dari kawasan sekitar McD hingga arah Jalan Raya Cikaret.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Menyiasati Barang Menumpuk, Kapan Disimpan, dan Kapan Dilepas?
Menyiasati Barang Menumpuk, Kapan Disimpan, dan Kapan Dilepas?
Kata Netizen
'Single-by-Choice', Menemukan Makna Hidup di Luar Pernikahan
"Single-by-Choice", Menemukan Makna Hidup di Luar Pernikahan
Kata Netizen
Sebuah Kisah di Balik Kebiasaan Lari, FOMO yang Berbuah Sehat
Sebuah Kisah di Balik Kebiasaan Lari, FOMO yang Berbuah Sehat
Kata Netizen
CFD Cibinong, Ruang Sehat yang Masih Perlu Penataan
CFD Cibinong, Ruang Sehat yang Masih Perlu Penataan
Kata Netizen
Ketika Kesibukan Tidak Lagi Cukup
Ketika Kesibukan Tidak Lagi Cukup
Kata Netizen
Ketika Liburan Usai, Mengubah Rasa Enggan Jadi Kesiapan
Ketika Liburan Usai, Mengubah Rasa Enggan Jadi Kesiapan
Kata Netizen
Efisiensi BBM di Tengah Kemacetan Sekolah, Apa Solusinya?
Efisiensi BBM di Tengah Kemacetan Sekolah, Apa Solusinya?
Kata Netizen
Potret Remaja Perempuan di Wilayah 3T
Potret Remaja Perempuan di Wilayah 3T
Kata Netizen
Lulusan D3 dan Akses Beasiswa, Mengapa Masih Terbatas?
Lulusan D3 dan Akses Beasiswa, Mengapa Masih Terbatas?
Kata Netizen
Menjelajah Pasar Papringan Temanggung
Menjelajah Pasar Papringan Temanggung
Kata Netizen
Kisah di Balik Barang Kenangan, dari Koleksi Lama ke Ruang Baru
Kisah di Balik Barang Kenangan, dari Koleksi Lama ke Ruang Baru
Kata Netizen
Ruang Hijau yang Hilang, Kenyamanan yang Ikut Pergi
Ruang Hijau yang Hilang, Kenyamanan yang Ikut Pergi
Kata Netizen
Di Balik Kesederhanaannya, Tutug Oncom Simpan Gizi dan Tradisi
Di Balik Kesederhanaannya, Tutug Oncom Simpan Gizi dan Tradisi
Kata Netizen
Arus Urbanisasi Pascalebaran, antara Harapan dan Keterbatasan Desa
Arus Urbanisasi Pascalebaran, antara Harapan dan Keterbatasan Desa
Kata Netizen
WFH dan Krisis BBM, Seberapa Efektif Menekan Konsumsi Energi?
WFH dan Krisis BBM, Seberapa Efektif Menekan Konsumsi Energi?
Kata Netizen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau