
Orangtua bisa membiasakan lagi pola hidup bersih dan sehat yang sebelumnya sudah pernah dipraktikkan pada masa pandemi covid-19.
Dengan membiasakan anak melakukan pola hidup bersih dan sehat, ditambah juga untuk selalu menggunakan masker ketika keluar rumah, diharapkan akan mengurangi risiko anak terinfeksi mycoplasma pneumonia.
Di samping itu, orangtua di rumah juga perlu memberikan asupan makanan yang seimbang sesuai dengan kebutuhan takaran gizi anak. Usahakan untuk tidak membiasakan memberikan makanan instan pada anak.
Tak hanya dirumah, langkah-langkah pencegahan ini juga perlu dilakukan di lingkungan sekolah. Pihak sekolah perlu kooperatif menjaga lingkungannya tetap sehat dan bersih.
Hal-hal yang bisa dilakukan pihak sekolah antara lain menyediakan wastafel dan kran air untuk para penghuni sekolah mencuci tangannya setiap dan sebelum melakukan aktivitas.
Selain itu, pihak sekolah juga perlu mengimbau siswa untuk tertib menggunakan masker selama berada di lingkungan sekolah. Pihak sekolah juga bisa menyediakan masker gratis yang bisa digunakan seluruh orang yang ada di sekolah.
Lalu, pihak sekolah juga bisa melakukan pelacakan kasus jika ditemukan kasus positif mycoplasma pneumonia. Hal ini bisa dilakukan melibatkan tenaga kesehatan setempat untuk mengunjungi sekolah dan memantau kondisi kesehatan siswa maupun lingkungan sekitar sekolah.
Melalui upaya edukasi yang tepat, diharapkan kita dapat lebih baik dalam mencegah dan mengatasi mycoplasma pneumonia.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.