Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Jujun Junaedi
Penulis di Kompasiana

Blogger Kompasiana bernama Jujun Junaedi adalah seorang yang berprofesi sebagai Penulis. Kompasiana sendiri merupakan platform opini yang berdiri sejak tahun 2008. Siapapun bisa membuat dan menayangkan kontennya di Kompasiana.

Cerita Mobil 90an dan Ribuan Kenangan

Kompas.com, 27 Juli 2025, 13:32 WIB

Ketika memilih kendaraan keluarga, apalagi sebagai alat transportasi, ada beragam pilihan yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Sampai saat ini saja, ada sebuah mobil yang begitu penuh kenangan, yakni Toyota Starlet Kapsul keluaran tahun 1991.

Bayangkan, pada Oktober 2025 nanti, mobil ini akan genap berusia 34 tahun. Mobil yang tak bisa dibilang tak lagi muda, tetapi sarat makna dan jasa.

Toyota Starlet Kapsul ini sudah cukup untuk keluarga kecil yang berisikan 5 anggota keluarga.

Jika diingat-ingat, sudah jadi saksi bisu ribuan kenangan manis, penolong setia, dan bagian tak terpisahkan dari cerita hidup kami.

Lebih dari Sekadar Mobil Tua, Jejak Kenangan dan Pengabdian

Starlet Kapsul '91 kami mungkin terlihat sederhana di mata orang lain, tapi bagi kami, ia adalah harta tak ternilai.

Sejak pertama kali masuk garasi, mobil ini langsung menjadi kendaraan teman perjalanan utama keluarga. Banyak sekali kenangan manis yang terukir bersamanya. 

Dari rutinitas harian seperti mengantar saya ke tempat kerja, istri ke pasar, hingga momen-momen istimewa seperti silaturahmi ke sanak keluarga di luar kota, atau liburan singkat ke tempat rekreasi yang tak jauh. Setiap perjalanan, tak peduli seberapa jauh atau dekat, selalu meninggalkan jejak cerita.

Saya ingat betul bagaimana dulu kami sekeluarga, dengan tiga putra yang masih kecil-kecil, berdesakan namun gembira di dalam Starlet ini.

Gelak tawa anak-anak mengisi kabin, sementara celotehan mereka tentang pemandangan di luar jendela menjadi musik pengiring perjalanan. 

Mobil ini telah mengantar putra pertama dan kedua kami sejak mereka duduk di bangku sekolah dasar hingga kini menjadi mahasiswa.

Pagi hari yang dingin, terik siang yang menyengat, atau bahkan hujan lebat, Starlet kami tak pernah mengeluh. Ia selalu siap mengantarkan mereka, memastikan tak ada keterlambatan masuk kelas atau kampus.

Bukan hanya sebagai sarana antar-jemput, Starlet ini juga punya peran vital dalam pengembangan keterampilan putra-putra kami.

Kendaraan teman perjalanan inilah yang menjadi "guru" pertama bagi putra pertama dan kedua kami dalam belajar menyetir mobil. 

Dengan sabar, mobil ini menoleransi gigi yang salah masuk, pengereman yang mendadak, atau putaran setir yang belum sempurna.

Berkat Starlet ini, mereka kini cakap dalam berkendara, sebuah keterampilan hidup yang sangat berguna. Ini adalah salah satu bukti nyata bagaimana mobil tua kami terus memberikan manfaat, melampaui sekadar fungsi transportasi.

Selain momen-momen perjalanan, mobil ini juga menemani kami dalam setiap lika-liku kehidupan. Ketika ada anggota keluarga yang sakit dan perlu segera ke rumah sakit di tengah malam, Starlet ini selalu siaga.

Saat ada acara keluarga besar yang membutuhkan banyak barang bawaan, ia setia mengangkutnya. 

Bahkan untuk urusan bisnis sampingan kami, mobil ini menjadi andalan untuk mengirimkan pesanan atau berbelanja kebutuhan usaha. Ia adalah aset yang terus bergerak, tak pernah berhenti memberikan kontribusi nyata bagi kebutuhan keluarga kami yang terus berkembang.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Sepiring Gonggong dan Sensasi yang Tidak Biasa
Sepiring Gonggong dan Sensasi yang Tidak Biasa
Kata Netizen
MBG Hadir, Kantin Sekolah Tetap Punya Cerita
MBG Hadir, Kantin Sekolah Tetap Punya Cerita
Kata Netizen
Pertemanan yang Merenggang Tak Selalu Berarti Putus
Pertemanan yang Merenggang Tak Selalu Berarti Putus
Kata Netizen
Ada Perjuangan di Balik Mual dan Emosi Ibu Hamil
Ada Perjuangan di Balik Mual dan Emosi Ibu Hamil
Kata Netizen
Setelah Gempa Berlalu, Bagaimana Mengembalikan Rasa Aman?
Setelah Gempa Berlalu, Bagaimana Mengembalikan Rasa Aman?
Kata Netizen
Seharian di Cipete dan Sekitarnya
Seharian di Cipete dan Sekitarnya
Kata Netizen
Belajar Ketahanan Pangan dari Hutan Kota di Seniman Pangan
Belajar Ketahanan Pangan dari Hutan Kota di Seniman Pangan
Kata Netizen
Dulu Maba, Kini Sarjana: Apa yang Berubah dari Cara Berpikir?
Dulu Maba, Kini Sarjana: Apa yang Berubah dari Cara Berpikir?
Kata Netizen
El Nino Bukan Sekadar Musim Kemarau, Ini Dampaknya bagi Kita
El Nino Bukan Sekadar Musim Kemarau, Ini Dampaknya bagi Kita
Kata Netizen
Membawa Kincung, Sedikit Bagian dari Kampung Halaman
Membawa Kincung, Sedikit Bagian dari Kampung Halaman
Kata Netizen
(Tidak) Semua Pertemanan Mesti Bertahan Selamanya
(Tidak) Semua Pertemanan Mesti Bertahan Selamanya
Kata Netizen
Yang Tertinggal Setelah Seorang Dosen Pergi
Yang Tertinggal Setelah Seorang Dosen Pergi
Kata Netizen
Menanam Nangka di Pekarangan, Menikmati Buahnya, Merasakan Hematnya
Menanam Nangka di Pekarangan, Menikmati Buahnya, Merasakan Hematnya
Kata Netizen
Sejuknya Hutan, Hangatnya Cerita tentang Petani Kopi
Sejuknya Hutan, Hangatnya Cerita tentang Petani Kopi
Kata Netizen
Kemerdekaan yang Belum Selesai, Korupsi Menggerogoti Hak Rakyat
Kemerdekaan yang Belum Selesai, Korupsi Menggerogoti Hak Rakyat
Kata Netizen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau