Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Iwan Berri Prima
Penulis di Kompasiana

Blogger Kompasiana bernama Iwan Berri Prima adalah seorang yang berprofesi sebagai Dokter. Kompasiana sendiri merupakan platform opini yang berdiri sejak tahun 2008. Siapapun bisa membuat dan menayangkan kontennya di Kompasiana.

Vaksinasi Rabies pada Hewan Kesayangan, Perlu?

Kompas.com, 17 September 2025, 16:11 WIB

Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com

Pernahkah Anda bertanya-tanya, seberapa penting sebenarnya vaksinasi rabies bagi hewan kesayangan kita, seperti anjing dan kucing?

Apakah vaksin ini hanya untuk melindungi hewan, atau juga melindungi kita sebagai pemiliknya?

Jadi, setiap tanggal 28 September, dunia memperingati Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day). Momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bagi masyarakat akan bahaya rabies dan pentingnya pencegahan penyakit mematikan yang disebabkan oleh virus ini.

Salah satu langkah paling efektif untuk mencegah rabies adalah vaksinasi pada hewan kesayangan, khususnya anjing dan kucing.

Kalau di berbagai daerah di Indonesia, vaksinasi rabies bahkan rutin digelar melalui program vaksinasi massal oleh dinas atau instansi terkait.

Mengapa Vaksinasi Rabies Penting?

Rabies adalah penyakit zoonosis, artinya bisa menular dari hewan ke manusia. Virus ini menyerang sistem saraf pusat dan hampir selalu berujung pada kematian bila gejalanya sudah muncul.

Penularannya umumnya terjadi melalui gigitan, cakaran, atau kontak dengan air liur hewan yang terinfeksi.

Di Indonesia, sebagian besar kasus rabies pada manusia berasal dari gigitan anjing yang tidak divaksinasi.

Oleh karena itu, vaksinasi bukan hanya melindungi hewan kesayangan, tetapi juga menjadi perlindungan ganda bagi pemilik dan lingkungan sekitar.

Kapan Hewan Kesayangan Harus Divaksin?

Banyak pemilik hewan bertanya-tanya: pada usia berapa hewan sebaiknya divaksin rabies? Secara umum:

  • Vaksin pertama dapat diberikan pada anak anjing atau kucing mulai usia 3 bulan, saat sistem kekebalan tubuhnya sudah cukup matang.
  • Vaksin ulang perlu diberikan setiap tahun agar kekebalan tetap optimal.
  • Di daerah endemis rabies, vaksinasi tahunan menjadi keharusan.
  • Kondisi kesehatan hewan harus diperhatikan; jika hewan sedang sakit, stres, atau kurus, vaksinasi sebaiknya ditunda agar hasilnya lebih efektif.

Siapa yang Berhak Memberikan Vaksin?

Vaksinasi rabies hanya boleh dilakukan oleh dokter hewan atau petugas kesehatan hewan berwenang di bawah penyeliaan dokter hewan.

Ini penting karena vaksin rabies harus ditangani sesuai standar, mulai dari penyimpanan, dosis, teknik penyuntikan, hingga pemantauan setelah vaksinasi untuk memastikan tidak ada efek samping.

Membawa hewan kesayangan ke dokter hewan atau layanan vaksinasi resmi adalah langkah yang aman dan bertanggung jawab.

Apa yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Vaksinasi?

Agar vaksinasi rabies berjalan lancar, pemilik hewan sebaiknya melakukan beberapa persiapan sederhana berikut:

1. Pastikan kondisi hewan sehat (tidak demam, diare, batuk, atau menunjukkan tanda sakit lain).

2. Bersihkan parasit eksternal seperti kutu atau caplak, karena infestasi parasit dapat menurunkan daya tahan tubuh.

3. Berikan makanan bergizi agar stamina hewan optimal.

4. Kurangi stres saat perjalanan ke dokter hewan, misalnya dengan kandang transportasi yang nyaman.

5. Siapkan buku vaksinasi atau catatan riwayat vaksin sebelumnya.

Setelah vaksinasi, dokter hewan biasanya akan memberikan sertifikat atau kartu vaksinasi. Dokumen ini berguna sebagai bukti, terutama bila hewan kesayangan harus melakukan perjalanan antar daerah.

Dengan memahami pentingnya vaksinasi rabies, kita bukan hanya menjaga kesehatan hewan kesayangan, tetapi juga berperan aktif dalam melindungi keluarga dan lingkungan dari ancaman penyakit ini.

Konten ini merupakan opini/laporan buatan blogger dan telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Mengenal Vaksinasi Rabies pada Hewan Kesayangan"

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Beasiswa dan Tanggung Jawab Berkontribusi untuk Negeri
Beasiswa dan Tanggung Jawab Berkontribusi untuk Negeri
Kata Netizen
Ketika Media Sosial Terlalu Bising bagi Pikiran Kita
Ketika Media Sosial Terlalu Bising bagi Pikiran Kita
Kata Netizen
Menjaga Kebahagiaan di Era Oversharing
Menjaga Kebahagiaan di Era Oversharing
Kata Netizen
Berburu Takjil Membawa Wadah Sendiri, Langkah Kecil untuk Bumi
Berburu Takjil Membawa Wadah Sendiri, Langkah Kecil untuk Bumi
Kata Netizen
Catatan Kali Pertama Banjir di Rumah Kami Setelah 19 Tahun
Catatan Kali Pertama Banjir di Rumah Kami Setelah 19 Tahun
Kata Netizen
Cara Mengelola Keuangan THR dengan Budget Map
Cara Mengelola Keuangan THR dengan Budget Map
Kata Netizen
LPDP dan Makna Kontribusi di Era Jaringan Global
LPDP dan Makna Kontribusi di Era Jaringan Global
Kata Netizen
Kekuatan Sederhana dari Senyum Seorang Guru
Kekuatan Sederhana dari Senyum Seorang Guru
Kata Netizen
Kasih Sayang Ibu yang Tidak Selalu Terucap
Kasih Sayang Ibu yang Tidak Selalu Terucap
Kata Netizen
Seni Memilih, Apa yang Disimpan dan Mana yang Dilepas?
Seni Memilih, Apa yang Disimpan dan Mana yang Dilepas?
Kata Netizen
Tentang Ibu yang Baru Kita Pahami Setelah Dewasa
Tentang Ibu yang Baru Kita Pahami Setelah Dewasa
Kata Netizen
Sepiring Lauk Warteg dan Rindu yang Tak Pernah Usai dari Masakan Ibu
Sepiring Lauk Warteg dan Rindu yang Tak Pernah Usai dari Masakan Ibu
Kata Netizen
Menimbang Perjodohan, antara Restu, Ragu, dan Rasa
Menimbang Perjodohan, antara Restu, Ragu, dan Rasa
Kata Netizen
Hubungan Autophagy dengan Puasa
Hubungan Autophagy dengan Puasa
Kata Netizen
Kakak adalah Buku Kehidupan bagi Si Bungsu
Kakak adalah Buku Kehidupan bagi Si Bungsu
Kata Netizen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau