
Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com
Jadi, di tengah perasaan terasing yang kerap muncul dalam kehidupan modern, museum menawarkan bentuk kebersamaan yang tenang namun mendalam.
Selain itu, museum juga membantu kita melihat hidup dari perspektif yang berbeda. Ketika berdiri di antara benda-benda yang telah bertahan puluhan bahkan ratusan tahun, kita diingatkan bahwa banyak hal yang kita anggap besar hari ini mungkin hanyalah bagian kecil dari perjalanan waktu yang panjang.
Perspektif ini kerap membawa rasa lega bukan karena kita menjadi tidak berarti, melainkan karena kita tidak harus selalu memikul semuanya sendirian.
Sudah saatnya kita mengubah cara pandang terhadap museum. Ia bukan hanya untuk kalangan tertentu atau mereka yang dianggap “paham seni”. Museum adalah ruang terbuka bagi siapa saja yang ingin beristirahat dari kebisingan dunia.
Mengunjungi museum sendirian pun bukan hal yang aneh. Justru, di sanalah kita bisa benar-benar bebas berhenti lebih lama di satu titik, atau berjalan cepat melewati yang lain, tanpa tekanan. Ini seperti memberi waktu berkualitas untuk diri sendiri, tanpa distraksi.
Sepulang dari museum, mungkin kita tidak membawa apa pun secara fisik. Namun, ada sesuatu yang tertinggal di dalam diri: pikiran yang lebih jernih, perasaan yang lebih tenang, dan cara pandang yang sedikit berbeda.
Jika suatu saat dunia terasa terlalu riuh, mungkin tidak ada salahnya mencoba melangkah ke museum terdekat. Matikan sejenak koneksi dari luar, dan biarkan diri terhubung kembali dengan apa yang ada di dalam.
Karena pada akhirnya, pergi ke museum bukan hanya tentang melihat koleksi yang dipajang, melainkan tentang menemukan kembali bagian dari diri kita yang sempat tertutup oleh kesibukan.
Konten ini merupakan opini/laporan buatan blogger dan telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Kita Harus Sering Berkencan dengan Diri Sendiri di Museum"
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang