
Kebijakan fiskal yang kurang sensitif terhadap kondisi ekonomi rakyat dapat memicu perubahan perilaku konsumsi yang signifikan, dengan potensi dampak yang luas terhadap perekonomian nasional.
Untuk itu, Pemerintah perlu mencari solusi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Selain mengevaluasi kembali kebijakan kenaikan PPN, pemerintah dapat mempertimbangkan opsi seperti memperluas basis pajak, meningkatkan efisiensi belanja negara, memberantas korupsi, dan memberikan insentif bagi sektor produktif.
Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah diharapkan dapat meningkatkan penerimaan negara tanpa membebani masyarakat terlalu berat.
Konten ini merupakan opini/laporan buatan blogger dan telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Di Balik Seruan Frugal Living, Protes Rakyat Atas Kenaikan PPN 12%, Ancam Pertumbuhan Ekonomi"
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.