
Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com
Setelah bertanya sana-sini, searching artikel, mencari informasi. Saya akhirnya menemukan jawaban, bahwa diet saja tidak cukup. Saya musti membersamai dengan olahraga, yang akan membantu mengencangkan otot perut.
Konon perut buncit, salah satunya disebabkan otot perut yang longgar. Agar otot perut menjadi singset, caranya dengan olahraga atau gerak badan. Dan ada gerakan- gerakan tertentu, sangat efektif untuk mengencangkan otot perut.
Setelah dipraktekkan, dalam satu minggu hasilnya terasa nyata. Perut mulai ramping, otot pinggang terasa singset. Sayapun semakin sepakat, bahwa mengatasi perut buncit tidak cukup dengan diet saja.
Mengatasi Perut Buncit Tidak Cukup dengan Diet Saja
Saat giat-giatnya diet, saya benar-benar menghindari makanan pantangan. Olahan berminyak, tepung-tepungan, gula, saya sisihkan jauh- jauh. Saya lebih memilih asupan, yang diolah dengan rebus atau diungkep.
Buah dan sayur menjadi kesukaan, ke mana pergi dengan membawa tumbler. Saya punya tumbler kapastitas dua liter, karena tidak muat di tas maka ditenteng. Demikian berjalan berbulan- bulan, akhirnya menjadi kebiasaan.
Kegusaran soal perut buncit, masih menjadi PR tersendiri. Sampai suatu sore, saat di perjalanan dengan commuter line. Media tv di dalam kereta jalur hijau, menampilkan konten cara menghilangkan buncit di perut.
Yes, ini yang selama ini dicari, teriak di dalam hati. Saya langsung memasang mata dan telinga, menyimak isi konten yang sedang ditayangkan. Sesampai rumah dipraktekkan, dan dalam satu minggu tampak hasilnya.
***
Adalah push up, shit up, plank, serta gerakan pendukung lain menjadi kunci perut ramping. Tiga gerakan yang bermanfaat, melatih bagian penting di otot perut.
Itu semua dapat membantu meningkatkan masa otot, sehingga mendapatkan postur yang baik. Stabilitas tubuh semakin terjaga, serta dapat meningkatkan performa atletik.
Gerak badan yang disarankan, dilakukan secara bertahap dan pelan-pelan. Jangan langsung digeber, yang membuat otot tidak kaget dan keram.
Misalnya hari ini push up cukup lima kali, besok menjadi tujuh kali, lusa sepuluh kali dan seterusnya. Demikian juga dilakukan untuk sit up dan plank, dengan hitungan yang sama.
Proses menghilangkan perut buncit mesti sabar dan konsisten. Dilakukan setiap hari, sampai hasil yang diinginkan tercapai.
Manusia dengan naik turun semangat, sangat mungkin terjadi dan dialami saat diet. Tekad yang kuat menjalankan diet, bisa saja akan luntur setelah hasilnya tercapai. Perlahan tapi pasti kembali ke gaya hidup lama, dan hal itu saya juga mengalami.
Kini tehitung satu bulan berjalan, saya kembali menata semangat hidup sehat. Memutar ulang kebiasaan lama, untuk diterapkan sehari- hari. Sebelum badan sakit dan kepayahan, saya musti kembali menerapkan gaya hidup sehat.
Setelah tekad, atur pola makan dan pilih jenis asupannya. Tak lupa juga untuk sit up, push up, dan plank setiap hari. Ya, biar bagaimanapun diet saja tak cukup untuk atasi perut buncit.
Konten ini merupakan opini/laporan buatan blogger dan telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Mengatasi Perut Buncit Tidak Cukup dengan Diet Saja"
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang