
Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com
Padahal, setiap orang memiliki hak untuk merasa lelah, melamun, berkonsentrasi, atau sekadar membiarkan wajahnya berada dalam posisi rileks tanpa harus segera dinilai berdasarkan kesan pertama.
Ekspresi Wajah Tidak Sama dengan Karakter
Menariknya, ekspresi wajah yang terkesan tegas juga memiliki sisi positif.
Dalam beberapa situasi, wajah yang serius justru memancarkan ketegasan dan kepemimpinan. Ada pula yang merasa lebih nyaman karena tidak terlalu sering mendapatkan gangguan yang tidak diinginkan di ruang publik.
Yang lebih penting, keramahan seseorang sesungguhnya tidak bisa diukur hanya dari seberapa sering ia tersenyum.
Keramahan yang sesungguhnya tercermin dari cara seseorang memperlakukan orang lain, kemampuan mendengarkan dengan empati, kesediaan membantu, serta tutur kata yang penuh penghargaan.
Senyum memang menyenangkan, tetapi karakter seseorang tidak dapat disimpulkan hanya dari ekspresi wajah ketika sedang diam.
Belajar Memisahkan Ekspresi dan Pribadi
Mungkin sudah saatnya kita lebih berhati-hati dalam menilai orang lain.
Tidak semua orang yang berwajah serius sedang marah. Tidak semua perempuan yang tampak pendiam berarti sombong atau sulit didekati. Bisa jadi mereka hanya sedang fokus, lelah, atau menikmati waktu bersama pikirannya sendiri.
Begitu pula bagi perempuan yang kerap dianggap jutek hanya karena ekspresi wajah alami mereka. Tidak ada salahnya untuk tetap menjadi diri sendiri dan berbicara dengan tegas ketika diperlukan.
Sebab keramahan tidak selalu harus diwujudkan dalam senyum yang hadir setiap saat.
Pada akhirnya, wajah manusia diciptakan untuk mengekspresikan banyak hal, termasuk ketenangan dan keheningan.
Salah satu bentuk penghargaan kepada sesama adalah berhenti terlalu cepat menilai karakter seseorang hanya dari wajahnya ketika sedang diam.
Konten ini merupakan opini/laporan buatan blogger dan telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Dunia Begitu Cepat Menghakimi dan Melabeli Wajah Judes Perempuan"
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang