Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Noenky Nurhayati
Penulis di Kompasiana

Blogger Kompasiana bernama Noenky Nurhayati adalah seorang yang berprofesi sebagai Guru. Kompasiana sendiri merupakan platform opini yang berdiri sejak tahun 2008. Siapapun bisa membuat dan menayangkan kontennya di Kompasiana.

Tips bagi Orangtua dalam Mengatur Screen Time Anak

Kompas.com - 12/08/2023, 06:07 WIB

Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com

Sebagai orangtua, kita pasti sering menghadapi situasi dilematis, seperti menggunakan waktu layar (screen time) kepada anak di rumah sebagai alat tawar-menawar, baik memberikannya sebagai hadiah atas perilaku anak yang baik atau menghilangkannya sebagai bagian dari hukuman pada anak.

Perasaan dilema ini dipicu oleh kita, orangtua, yang sebenarnya ketika memberi waktu layar lebih pada anak hanya karena ingin terbebas dari rewelnya anak ketika menginginkan sesuatu.

Membiasakan memberi kesempatan bermain gawai pada anak tentu akan membuatnya senang. Janji orangtua ini akan terus diingatnya dan akan menjadi semacam “hadiah” yang anak akan selalu bisa ambil kapan saja ia mau.

Meski begitu, kebiasaan ini juga bisa menjadi bumerang yang sewaktu-waktu menyerang orangtua tanpa mengenal waktu.

Maka dari itu, orangtua juga perlu tetap tegas dengan menetapkan batas waktu tertentu pada anak seberapa lama ia bisa bermain gawai tersebut. Akan tetapi, batasan yang diberikan orangtua tidaklah sama dengan memberikan gawai tersebut sebagai alat tawar-menawar dengan anak.

Sebagai orangtua, kita seringkali dihinggapi rasa takut akan anak yang memiliki waktu layar berlebih ketika bermain gawai, lantas kita akan merasa bersalah setiap kali anak kita bermain gawai, dan seketika rasanya ingin menyerah karena gagal dalam hal ini.

Padahal, sebagai orangtua kita memiliki kontrol. Ingat, keseimbangan adalah hal kunci. Kita bisa menetapkan batas waktu tertentu pada anak seberapa lama ia diberi waktu layar untuk bermain gawai.

Lantas, bagaimana caranya orangtua bisa mengatur batas waktu layar dengan anak?

Pertama, libatkan anak. Biarkan anak membuat pilihan dan libatkan anak ketika menentukan batasan waktu layar atau bermain gawai ini.

Orangtua bisa memberikan pengertian pada anak mengenai prioritas. Ajarkan pada anak bagaimana caranya membuat skala prioritas dan mementingkan waktu-waktu seperti, makan, beribadah, belajar, dan lainnya sebagai hal yang utama.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Video Pilihan Video Lainnya >

Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Bahaya Mengintai di Balik Generasi Salin Tempel

Bahaya Mengintai di Balik Generasi Salin Tempel

Kata Netizen
Upaya Memulihkan Komoditi Cengkeh yang Nyaris Punah

Upaya Memulihkan Komoditi Cengkeh yang Nyaris Punah

Kata Netizen
Konten Edukasi Kesehatan Video atau Tulisan, Mana Lebih Menarik?

Konten Edukasi Kesehatan Video atau Tulisan, Mana Lebih Menarik?

Kata Netizen
Menilik Profesi Satpam Hotel, Role Model Perusahaan Jasa Masa Kini

Menilik Profesi Satpam Hotel, Role Model Perusahaan Jasa Masa Kini

Kata Netizen
Melihat Bagaimana Radio Memenuhi Kenangan Banyak Remaja 90-an

Melihat Bagaimana Radio Memenuhi Kenangan Banyak Remaja 90-an

Kata Netizen
Punya Tabungan tapi Kok Masih Terlihat Miskin?

Punya Tabungan tapi Kok Masih Terlihat Miskin?

Kata Netizen
Surutnya Danau Poso Berdampak pada Keberlanjutan Energi Terbarukan

Surutnya Danau Poso Berdampak pada Keberlanjutan Energi Terbarukan

Kata Netizen
Mengenal Tenun Telepoi, Simbol Kekuatan Perempuan Suku Rendo NTT

Mengenal Tenun Telepoi, Simbol Kekuatan Perempuan Suku Rendo NTT

Kata Netizen
Mewujudkan Ekonomi Kelautan Indonesia yang Berkelanjutan

Mewujudkan Ekonomi Kelautan Indonesia yang Berkelanjutan

Kata Netizen
Soal Pemisahan Kementerian Kebudayaan, Bercerminlah pada Yogyakarta

Soal Pemisahan Kementerian Kebudayaan, Bercerminlah pada Yogyakarta

Kata Netizen
Penggunaan Ganja Bisa Memperparah Gejala Psikosis

Penggunaan Ganja Bisa Memperparah Gejala Psikosis

Kata Netizen
Dua Sumbangsih Warung Kecil beserta Kenangan-Kenangannya

Dua Sumbangsih Warung Kecil beserta Kenangan-Kenangannya

Kata Netizen
Menjunjung Tinggi Kejujuran dalam Menghimpun Data Stunting

Menjunjung Tinggi Kejujuran dalam Menghimpun Data Stunting

Kata Netizen
Kompasianival Hadir Lagi, Tahun Ini Usung Tema 'Sustaination'

Kompasianival Hadir Lagi, Tahun Ini Usung Tema "Sustaination"

Kata Netizen
Jakarta Melawan Dirinya Sendiri

Jakarta Melawan Dirinya Sendiri

Kata Netizen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com