Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Okto Klau
Penulis di Kompasiana

Blogger Kompasiana bernama Okto Klau adalah seorang yang berprofesi sebagai Wiraswasta. Kompasiana sendiri merupakan platform opini yang berdiri sejak tahun 2008. Siapapun bisa membuat dan menayangkan kontennya di Kompasiana.

Melihat Implikasi Naiknya Gaji ASN bagi Masyarakat Non-ASN

Kompas.com - 30/08/2023, 11:24 WIB

Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com

 

Melalui Pidato Kenegaraan tanggal 16 Agustus 2023 lalu, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa ASN dan pensiunan akan mendapat kenaikan gaji di tahun 2024 nanti.

Bagi ASN, gaji mereka akan mengalami kenaikan sebesar 8%, sementara gaji pensiunan akan naik 12%. Tentu kabar kenaikan gaji ini merupakan kabar yang menggembirakan bagi banyak ASN dan pensiunan dan kabar ini juga akan berimplikasi pada banyak hal.

Terkait kenaikan gaji ASN dan pensiunan ini sebenarnya ada hal yang sedikit mengganjal. Di satu sisi, kabar kenaikan gaji untuk para ASN dan pensiunan ini dinilai layak mengingat beban kerja yang mereka miliki sangat tinggi.

Akan tetapi di sisi lain kenaikan gaji ASN dan pensiunan ini juga terasa tak adil bagi para pekerja swasta yang ada di Indonesia.

Sebagai catatan, jumlah ASN aktif yang tercatat di BKN Pusat sampai dengan tahun 2023 adalah sebanyak 4,25 juta. Jumlah tersebut tentu sangat sedikit jika dibandingkan dengan jumlah total masyarakat Indonesia, yakni 270-an juta jiwa.

Kenaikan gaji ASN ini menurut Jokowi diberikan untuk menciptakan birokrasi dan pelayanan masyarakat yang efisien, kompeten, profesional, dan semakin berintegritas.

Namun, agar tercipta keadilan maka pemerintah juga perlu mempertimbangkan untuk menaikkan standar gaji buruh yang didominasi para pekerja swasta.

Rasa-rasanya sangat tidak elok apabila gaji para pengabdi negara begitu tinggi, sedangkan gaji para buruh dan karyawan swasta lebih rendah.

Memang benar bahwa birokrasi perlu diperkuat agar transformasi yang sedang berjalan bisa lebih cepat dan efisien. Akan tetapi kebijakan tersebut sebaiknya juga diikuti dengan kebijakan lain yang juga menyentuh bidang-bidang lain.

Akan percuma jadinya bila birokrasinya baik namun banyak rakyat kita yang masih hidup di bawah garis kemiskinan. Artinya, kesejahteraan ASN dan pensiunan yang meningkat juga harus dibarengi dengan meningkatnya kesejahteraan seluruh warga negara.

Impikasi Kenaikan Gaji ASN dan Pensiunan

Dikeluarkannya kebijakan menaikkan gaji ASN dan pensiunan ini di sisi lain juga berimplikasi kepada naiknya konsumsi yang menyebabkan naiknya berbagai harga komoditas pangan.

Fenomena tersebut bukanlah hal baru, karena hal semacam itu telah jadi suatu konsensus bersama ketika ada kenaikan gaji ASN maka otomatis harga-harga barang di pasar juga tentu akan naik.

Maka dari itu, efek kenaikan gaji yang akan menyebabkan kenaikan harga-harga pangan juga tentu akan menyusahkan golongan masyarakat di luar ASN, seperti pegawai swasta dan para petani kecil yang hanya berharap pada gaji dan hasil pertanian yang tidak seberapa.

Sering kali pula kalkulasi matematis di atas kertas dari pemerintah tentang seberapa jauh implikasi dari kebijakan ini hasilnya akan sangat kontras dengan kenyataan.

Oleh karena itu pemerintah sudah semestinya menyiapkan berbagai skenario untuk mengantisipasi melonjaknya harga bahan-bahan pokok.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Apa yang Orangtua Bisa Lakukan saat Anak Banyak Bertanya?

Apa yang Orangtua Bisa Lakukan saat Anak Banyak Bertanya?

Kata Netizen
Tidak Selamanya Sibuk di Kantor Itu Produktif!

Tidak Selamanya Sibuk di Kantor Itu Produktif!

Kata Netizen
Anak Jadi Investasi Hari Tua, Yakin?

Anak Jadi Investasi Hari Tua, Yakin?

Kata Netizen
Mewujudkan Pendidikan Gratis untuk Perguruan Tinggi, Bisa?

Mewujudkan Pendidikan Gratis untuk Perguruan Tinggi, Bisa?

Kata Netizen
Agar Lansia Bisa Produktif Pertimbangkan 5 Cara Berikut!

Agar Lansia Bisa Produktif Pertimbangkan 5 Cara Berikut!

Kata Netizen
Joko Pinurbo, Puisi, dan Ucapan Terima Kasih

Joko Pinurbo, Puisi, dan Ucapan Terima Kasih

Kata Netizen
Konflik Geopolitik dan Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia

Konflik Geopolitik dan Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia

Kata Netizen
Lebih Baik Sewa atau Beli Rumah? Pertimbangkan Dulu Hal Ini

Lebih Baik Sewa atau Beli Rumah? Pertimbangkan Dulu Hal Ini

Kata Netizen
Kelas Menengah Bawah: Terkutuk di Kanan, Tersudutkan di Kiri

Kelas Menengah Bawah: Terkutuk di Kanan, Tersudutkan di Kiri

Kata Netizen
Jumlah Kosakata Sedikit atau Kualitas Berbahasa Kita yang Kurang?

Jumlah Kosakata Sedikit atau Kualitas Berbahasa Kita yang Kurang?

Kata Netizen
Dampak Melemahnya Nilai Tukar Rupiah terhadap Sektor Industri

Dampak Melemahnya Nilai Tukar Rupiah terhadap Sektor Industri

Kata Netizen
Paradoks Panen Raya, Harga Beras Kenapa Masih Tinggi?

Paradoks Panen Raya, Harga Beras Kenapa Masih Tinggi?

Kata Netizen
Pentingnya Pengendalian Peredaran Uang di Indonesia

Pentingnya Pengendalian Peredaran Uang di Indonesia

Kata Netizen
Keutamaan Menyegerakan Puasa Sunah Syawal bagi Umat Muslim

Keutamaan Menyegerakan Puasa Sunah Syawal bagi Umat Muslim

Kata Netizen
Menilik Pengaruh Amicus Curiae Megawati dalam Sengketa Pilpres 2024

Menilik Pengaruh Amicus Curiae Megawati dalam Sengketa Pilpres 2024

Kata Netizen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com