Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Agustian Deny Ardiansyah
Penulis di Kompasiana

Blogger Kompasiana bernama Agustian Deny Ardiansyah adalah seorang yang berprofesi sebagai Guru. Kompasiana sendiri merupakan platform opini yang berdiri sejak tahun 2008. Siapapun bisa membuat dan menayangkan kontennya di Kompasiana.

4 Cara Jaga Kesehatan Mental Guru di Akhir Semester

Kompas.com - 08/12/2023, 16:23 WIB

Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com

Bulan Desember merupakan bulan yang sangat padat bagi para guru, karena guru harus berjibaku dengan rutinitas yang menguras tenaga dan pikiran. Mulai dari menyiapkan soal ujian serta melakukan koreksi, hingga menginput nilai ujian ke rapor.

Tidak hanya itu. Guru yang mendapatkan tugas tambahan --misalnya menjadi bendahara atau pengurus barang-- juga harus menyelesaikan laporan yang menumpuk untuk diselesaikan sebagai bagian dari pertanggungjawaban.

Belum lagi tugas administrasi serta lain sebagainya. Jika guru tidak mampu untuk menjaga ritmenya, maka bisa dipastikan guru tersebut akan kelelahan dan berujung pada terganggunya kesehatan metal atau "kewarasan" guru.

Oleh karena itu, agar kesehatan mental guru tetap terjaga di akhir tahun ajaran semester, berikut 4 tips yang dapat dilakukan.

1. Saling Membantu dan Memahami Kondisi Sesama Guru

Jangan sibuk dengan urusan diri sendiri, namun guru juga harus peka dengan teman sejawat atau guru lain.

Hal tersebut dapat dilakukan dengan saling membantu untuk meringankan tugas masing-masing guru sehingga timbul rasa empati dan simpati antara sesama guru.

2. Menjaga Hubungan Baik dengan Sesama Guru

Hal lain yang dapat dilakukan ialah menjaga hubungan baik dengan sesama guru. Hal itu dilakukan dengan saling bertegur, bercengkrama serta tidak mengucapkan kata-kata yang menyinggung perasaan.

Dengan menjaga hubungan baik dengan sesama guru, maka guru akan merasa bahwa lingkungan tempatnya bekerja menerima secara penuh.

3. Berpikir dan Melakukan Hal Positif

Ketika berada pada puncak kesibukan sebagai guru dan berpotensi menguras tenaga dan pikiran, maka salah satu hal yang wajib dilakukan adalah dengan berpikir dan melakukan hal positif.

Hal itu dimaknai bahwa setiap hal yang akan dilakukan haruslah berimplikasi positif sehingga tidak memberikan beban tambahan. Berpikir dan melakukan hal positif dapat dilakukan dengan selalu riang, ceria dan melakukan pekerjaan tahap demi tahap yang jelas.

4. Memberi Penghargaan Untuk Diri Sendiri

Di tengah kesibukan yang padat, guru dapat meluangkan waktu untuk melakukan hal-hal yang disukai.

Berikan waktu untuk diri sendiri di tengah kesibukan yang terjadi, sehingga tenaga dan pikiran yang telah terkuras dapat kembali segar, dan siap kembali menyelesaikan tugas.

Konten ini merupakan opini/laporan buatan blogger dan telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Tips Menjaga Kesehatan Mental Guru di Akhir Semester"

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

'Selain Donatur Dilarang Mengatur', untuk Siapa Pernyataan Ini?

"Selain Donatur Dilarang Mengatur", untuk Siapa Pernyataan Ini?

Kata Netizen
Kenapa Mesti Belajar Menolak dan Bilang 'Tidak'?

Kenapa Mesti Belajar Menolak dan Bilang "Tidak"?

Kata Netizen
'Fatherless' bagi Anak Laki-laki dan Perempuan

"Fatherless" bagi Anak Laki-laki dan Perempuan

Kata Netizen
Mudik Backpacker, Jejak Karbon, dan Cerita Perjalanan

Mudik Backpacker, Jejak Karbon, dan Cerita Perjalanan

Kata Netizen
Antara RTB dan Kualitas Hidup Warga Jakarta?

Antara RTB dan Kualitas Hidup Warga Jakarta?

Kata Netizen
Apa yang Membuat Hidup Sederhana Jadi Pilihan?

Apa yang Membuat Hidup Sederhana Jadi Pilihan?

Kata Netizen
Pembelajaran dari Ramadan, Minim Sampah dari Dapur

Pembelajaran dari Ramadan, Minim Sampah dari Dapur

Kata Netizen
Bagaimana Premanisme Bisa Hidup di Tengah Kehidupan?

Bagaimana Premanisme Bisa Hidup di Tengah Kehidupan?

Kata Netizen
Kasus Konstipasi Meningkat Selama Puasa, Ini Solusinya!

Kasus Konstipasi Meningkat Selama Puasa, Ini Solusinya!

Kata Netizen
Zakat di Sekolah, Apa dan Bagaimana Caranya?

Zakat di Sekolah, Apa dan Bagaimana Caranya?

Kata Netizen
Kesiapan Tana Toraja Sambut Arus Mudik Lebaran

Kesiapan Tana Toraja Sambut Arus Mudik Lebaran

Kata Netizen
Ada Halte Semu bagi Pasien Demensia di Jerman

Ada Halte Semu bagi Pasien Demensia di Jerman

Kata Netizen
Memberi Parsel Lebaran, Lebih dari Sekadar Berbagi

Memberi Parsel Lebaran, Lebih dari Sekadar Berbagi

Kata Netizen
Melihat Kota Depok Sebelum dan Setelah Lebaran

Melihat Kota Depok Sebelum dan Setelah Lebaran

Kata Netizen
'Mindful Eating' di Bulan Ramadan dan Potensi Perubahan Iklim

"Mindful Eating" di Bulan Ramadan dan Potensi Perubahan Iklim

Kata Netizen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau