
Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com
Pembagian MBG kepada guru dapat dipertahankan jika memang memberi manfaat dan tidak mengurangi prioritas siswa. Sementara itu, persoalan sisa makanan perlu ditangani lebih serius karena menyangkut efisiensi anggaran, etika pangan, hingga isu lingkungan.
Keberhasilan MBG idealnya tidak hanya diukur dari jumlah paket yang dibagikan, tetapi dari seberapa banyak yang benar-benar dimakan dan memberi manfaat.
Maka dengan pengelolaan menu yang lebih matang dan pelibatan suara sekolah, program ini dapat terus tumbuh sebagai ikhtiar bersama untuk masa depan generasi muda.
Niat baik sudah ada. Tantangannya kini adalah memastikan niat itu benar-benar sampai, tidak berhenti di meja, dan tidak berakhir di tempat sampah.
Konten ini merupakan opini/laporan buatan blogger dan telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "MBG dan "Kejutan" untuk Guru"
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang