Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bambang Trim
Penulis di Kompasiana

Blogger Kompasiana bernama Bambang Trim adalah seorang yang berprofesi sebagai Penulis. Kompasiana sendiri merupakan platform opini yang berdiri sejak tahun 2008. Siapapun bisa membuat dan menayangkan kontennya di Kompasiana.

Apakah Bisa Setahun Menulis Sebuku?

Kompas.com - 30/12/2024, 12:53 WIB

Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com

Jika menulis buku itu gampang, pada bagian mana yang gampangnya itu?

Buku yang benar-benar buku loh, ya. Bukan buku halu yang dibuatkan oleh ChatGPT atau buku yang ditulis tanpa berpikir dan berproses. 

Faktanya, rapor penulisan buku saya tahun ini merah, alias tidak ada satu pun buku yang saya terbitkan. Konteksnya bukan sekadar selesai menulis naskah, melainkan betul-betul terbit dalam bentuk buku dan ber-ISBN pula.

Dari penelusuran ISBN, saya hanya mampu menyunting dua buku kumpulan cerita pendek anak yang diterbitkan oleh CV Penprin, yaitu

  1. Mencari Si Napoleon dan Cerita-Cerita Lainnya; dan
  2. Rambut Nenek Bau Gosong dan Cerita-Cerita Lainnya.

Plus tambahannya lima buku suntingan juga, yaitu

  1. Taktis dan Praktis Memahami Sengketa Pajak: Berikut Studi Kasus Sengketa Pajak di Indonesia;
  2. Sebuah Azam Merawat Alam : Sehimpunan Intisari Pembelajaran sebagai Fasilitator Wilayah Selatan TFCA Sumatera;
  3. Kai Food: Membangun Bisnis dari Nol;
  4. Aplikasi Teknik Kultur In Vitro; dan
  5. 300+ Tip Jitu Solusi Berbisnis: Sepilihan Tanya-Jawab Inspiratif Bersama KAI Food.

Mungkin karena banyak mengawal buku klien, eh tidak banyak juga sih segitu, saya luput menuntaskan buku sendiri. Di penghujung Desember 2024, saya baru saja menyelesaikan naskah revisi untuk Penerbit BRIN bertajuk Menyusun Glosarium, Bibliografi, dan Indeks: Seri Kedua dari Buku "Kurang Pintar" dan satu naskah buku bergambar anak bertajuk Petualangan Putri Batik: Wasiat Ibu yang baru sampai 80% ilustrasi.

Selain itu, ada beberapa naskah yang sedang berjalan:

  • Galang dan Rumah Gadang (novel anak);
  • Cerita-Cerita dari Tanah Deli (novel anak);
  • Menyunting dengan Markah: Seri Kesatu Buku 'Kurang Pintar' (revisi untuk Penerbit BRIN);
  • Kamus Penulisan & Penerbitan; dan
  • Matasunting: Panduan Penyuntingan Naskah Media Massa dan Media Baru; dan
  • Aku yang Manusia Langka itu: Catatan Hidup dari Sunting-Menyunting (1991--2024).

Wah, banyak betul PR saya sebagai penulis. Itulah repotnya berkarier sebagai penulis buku sehingga banyak stok gagasan yang menumpuk dan harus dieksekusi. Salah satu jalan solusi adalah berkolaborasi. Ada mau berkolaborasi dengan saya?

Begitulah menulis buku, sebuah hidup untuk lebih hidup. Tidak tertarikkah engkau menulis sebuku saja dalam setahun? Banyak orang yang tertarik. Buktinya pelatihan menulis buku dan berikut layanan menulis buku masih marak tahun ini, bahkan tahun-tahun mendatang. 

Menulis buku itu sebuah prestise tidaklah dimungkiri. Namun, ada saja alangannya.

Alangan itu Nyata

Memang benar adanya bahwa alangan menulis buku itu selalu nyata. Buku itu tulisan yang memerlukan napas panjang, teratur, dan berasal dari rongga paru-paru paling dalam. Menulis buku itu serius meskipun engkau menulis buku yang tidak serius.

Alangan paling nyata saat ini adalah distraksi. Distraksi paling nyata saat ini adalah interaksi engkau dengan media sosial.

Satu lagi, alangan yang disebut sebagian orang hanya halusinasi, yaitu writer's block. Kebuntuan menulis sering dikaitkan ketidakmampuan seseorang untuk menulis lebih jauh lagi karena faktor internal dan eksternal.

Saya masukkan di sini karena saya percaya writer's block itu memang ada dengan bermacam wujudnya. Mungkin nanti saya akan menulis tentang ini lebih jauh.

Halaman Berikutnya
Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

'Selain Donatur Dilarang Mengatur', untuk Siapa Pernyataan Ini?

"Selain Donatur Dilarang Mengatur", untuk Siapa Pernyataan Ini?

Kata Netizen
Kenapa Mesti Belajar Menolak dan Bilang 'Tidak'?

Kenapa Mesti Belajar Menolak dan Bilang "Tidak"?

Kata Netizen
'Fatherless' bagi Anak Laki-laki dan Perempuan

"Fatherless" bagi Anak Laki-laki dan Perempuan

Kata Netizen
Mudik Backpacker, Jejak Karbon, dan Cerita Perjalanan

Mudik Backpacker, Jejak Karbon, dan Cerita Perjalanan

Kata Netizen
Antara RTB dan Kualitas Hidup Warga Jakarta?

Antara RTB dan Kualitas Hidup Warga Jakarta?

Kata Netizen
Apa yang Membuat Hidup Sederhana Jadi Pilihan?

Apa yang Membuat Hidup Sederhana Jadi Pilihan?

Kata Netizen
Pembelajaran dari Ramadan, Minim Sampah dari Dapur

Pembelajaran dari Ramadan, Minim Sampah dari Dapur

Kata Netizen
Bagaimana Premanisme Bisa Hidup di Tengah Kehidupan?

Bagaimana Premanisme Bisa Hidup di Tengah Kehidupan?

Kata Netizen
Kasus Konstipasi Meningkat Selama Puasa, Ini Solusinya!

Kasus Konstipasi Meningkat Selama Puasa, Ini Solusinya!

Kata Netizen
Zakat di Sekolah, Apa dan Bagaimana Caranya?

Zakat di Sekolah, Apa dan Bagaimana Caranya?

Kata Netizen
Kesiapan Tana Toraja Sambut Arus Mudik Lebaran

Kesiapan Tana Toraja Sambut Arus Mudik Lebaran

Kata Netizen
Ada Halte Semu bagi Pasien Demensia di Jerman

Ada Halte Semu bagi Pasien Demensia di Jerman

Kata Netizen
Memberi Parsel Lebaran, Lebih dari Sekadar Berbagi

Memberi Parsel Lebaran, Lebih dari Sekadar Berbagi

Kata Netizen
Melihat Kota Depok Sebelum dan Setelah Lebaran

Melihat Kota Depok Sebelum dan Setelah Lebaran

Kata Netizen
'Mindful Eating' di Bulan Ramadan dan Potensi Perubahan Iklim

"Mindful Eating" di Bulan Ramadan dan Potensi Perubahan Iklim

Kata Netizen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau