Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Hadi Saksono
Penulis di Kompasiana

Blogger Kompasiana bernama Hadi Saksono adalah seorang yang berprofesi sebagai Jurnalis. Kompasiana sendiri merupakan platform opini yang berdiri sejak tahun 2008. Siapapun bisa membuat dan menayangkan kontennya di Kompasiana.

Ini yang Membuat Jakarta Tetap Macet meski Sudah Ada Transportasi Umum

Kompas.com - 04/03/2023, 13:43 WIB

Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com

Menurut Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati, kebijakan “pemaksaan” tersebut perlu diterbitkan. Hal ini menjadi penting mengingat masih banyak masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi di Jakarta.

Padahal menurut Adita, Jakarta telah memiliki transportasi umum yang sudah cukup memenuhi kebutuhan masyarakat seperti MRT dan KRL.

Mungkin, seccara fungsi, KRL dan MRT sudah bisa dibilang cukup untuk memenuhi kebutuhan transportasi publik di Jakarta.

Namun, jika dibandingkan dengan MRT, KRL masih memiliki satu masalah mendasar yang belum bisa dipenuhi hingga saat ini, yakni kenyamanan dan keamanan.

Pada jam-jam tertentu, kepadatan penumpang masih kerap terjadi yang mengakibatkan penumpang berdesakkan, misalnya di Stasiun Manggarai.

Situasi kepadatan di Stasiun Manggarai ini mulai terjadi dan kian parah sejak diberlakukannya sistem Switch Over ke-5 (SO-5).

Sejak saat itu mulai banyak pengguna KRL yang melayangkan keluhan atas kepadatan di Stasiun Manggarai ini.

Salah satu keluhan yang kerap diajukan adalah keluhan dari penumpang jalur Bogor yang harus transit di Stasiun Manggarai dan berganti ke jalur Cikarang/Bekasi-Angke.

Ketika proses transit ini, penumpang mengeluhkan selisih waktu antarkedatangan kereta yang terlalu lama. Hal ini lah yang dituding menjadi penyebab utama penumpukan penumpang di Stasiun Manggarai.

Apalagi di KRL juga masih kerap ditemui kasus pencopetan dan pelecehan seksual dengan memanfaatkan padatnya penumpang di peron maupun di dalam gerbong kereta.

Bahkan, baru-baru ini tersiar kabar bahwa ada seorang karyawan yang memilih untuk berhenti bekerja demi tak lagi mengalami padatnya Stasiun Manggarai.

Meski sudah banyak keluhan yang diajukan soal ketidaknyamanan Stasiun Manggarai, namun belum ada upaya signifikan yang dilakukan oleh pemangku kebijakan untuk menangani masalah ini.

Satu upaya yang akan dilakukan oleh KCI dalam rangka mengatasi kepadatan ini adalah dengan menambah 31 perjalanan kereta pengumpan (feeder).

Nah, lantas apa sebabnya kemacetan masih saja terjadi meski transportasi umum Jakarta sudah cukup bagus?

Jawaban yang mungkin cocok adalah kebijakan pemerintah yang kurang mendukung pemanfaatan transportasi umum itu sendiri.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

'Selain Donatur Dilarang Mengatur', untuk Siapa Pernyataan Ini?

"Selain Donatur Dilarang Mengatur", untuk Siapa Pernyataan Ini?

Kata Netizen
Kenapa Mesti Belajar Menolak dan Bilang 'Tidak'?

Kenapa Mesti Belajar Menolak dan Bilang "Tidak"?

Kata Netizen
'Fatherless' bagi Anak Laki-laki dan Perempuan

"Fatherless" bagi Anak Laki-laki dan Perempuan

Kata Netizen
Mudik Backpacker, Jejak Karbon, dan Cerita Perjalanan

Mudik Backpacker, Jejak Karbon, dan Cerita Perjalanan

Kata Netizen
Antara RTB dan Kualitas Hidup Warga Jakarta?

Antara RTB dan Kualitas Hidup Warga Jakarta?

Kata Netizen
Apa yang Membuat Hidup Sederhana Jadi Pilihan?

Apa yang Membuat Hidup Sederhana Jadi Pilihan?

Kata Netizen
Pembelajaran dari Ramadan, Minim Sampah dari Dapur

Pembelajaran dari Ramadan, Minim Sampah dari Dapur

Kata Netizen
Bagaimana Premanisme Bisa Hidup di Tengah Kehidupan?

Bagaimana Premanisme Bisa Hidup di Tengah Kehidupan?

Kata Netizen
Kasus Konstipasi Meningkat Selama Puasa, Ini Solusinya!

Kasus Konstipasi Meningkat Selama Puasa, Ini Solusinya!

Kata Netizen
Zakat di Sekolah, Apa dan Bagaimana Caranya?

Zakat di Sekolah, Apa dan Bagaimana Caranya?

Kata Netizen
Kesiapan Tana Toraja Sambut Arus Mudik Lebaran

Kesiapan Tana Toraja Sambut Arus Mudik Lebaran

Kata Netizen
Ada Halte Semu bagi Pasien Demensia di Jerman

Ada Halte Semu bagi Pasien Demensia di Jerman

Kata Netizen
Memberi Parsel Lebaran, Lebih dari Sekadar Berbagi

Memberi Parsel Lebaran, Lebih dari Sekadar Berbagi

Kata Netizen
Melihat Kota Depok Sebelum dan Setelah Lebaran

Melihat Kota Depok Sebelum dan Setelah Lebaran

Kata Netizen
'Mindful Eating' di Bulan Ramadan dan Potensi Perubahan Iklim

"Mindful Eating" di Bulan Ramadan dan Potensi Perubahan Iklim

Kata Netizen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau