Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Dokter Andri Psikiater
Penulis di Kompasiana

Blogger Kompasiana bernama Dokter Andri Psikiater adalah seorang yang berprofesi sebagai Dokter. Kompasiana sendiri merupakan platform opini yang berdiri sejak tahun 2008. Siapapun bisa membuat dan menayangkan kontennya di Kompasiana.

Kaitan Kesehatan Jiwa dengan Pinjaman Online

Kompas.com - 30/08/2023, 10:30 WIB

Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com

Padahal jika ditilik serta ditanya apa alasannya meminjam uang, mungkin pinjaman itu bukanlah untuk sesuatu yang berguna, melainkan untuk kebutuhan konsumtif orang itu.

Langkah Pencegahan dan Penanggulangan

Untuk mencegah bahaya pinjaman online dan dampak negatifnya terhadap kesehatan jiwa, langkah-langkah berikut dapat diambil.

  1. Pendidikan Keuangan: Peningkatan literasi keuangan dapat membantu individu memahami implikasi dari pinjaman online dan membuat keputusan finansial yang lebih bijaksana.
  2. Transparansi: Platform pinjaman online harus lebih transparan dalam memberikan informasi tentang suku bunga, biaya, dan ketentuan lainnya kepada calon peminjam.
  3. Pilihan Alternatif: Sebelum memutuskan untuk mengambil pinjaman online, pertimbangkan pilihan alternatif seperti pinjaman dari lembaga keuangan tradisional atau bantuan dari keluarga dan teman.
  4. Konseling Finansial: Jika sudah terjebak dalam utang, mencari bantuan konseling finansial dapat membantu mengelola masalah keuangan dengan lebih baik.
  5. Perhatian pada Kesehatan Jiwa: Pesan buat individu yang sering kali mudah dalam bertindak tanpa pikir panjang maka sebaiknya menghindari pinjol. Bahaya masalah yang mengancam kondisi individu dengan keadaaan seperti ini sangat besar.

Jaga Diri dan Senantiasa Hati-Hati

Sebagai pengingat kita semua, meski pinjaman online dapat memberikan akses dana yang cepat, pinjol memiliki potensi bahaya yang signifikan terutama terkait dengan kesehatan jiwa. Stres akibat tekanan finansial yang disebabkan oleh pinjaman online dapat berdampak negatif pada kesejahteraan mental seseorang.

Maka dari itu, setiap orang penting untuk mengambil langkah-langkah preventif yang bijaksana demi menjaga kesehatan jiwa kita dalam menghadapi tantangan keuangan di era modern ini.

Di samping itu, pemerintah tentu memperkuat regulasi terhadap berbagai lembaga pinjaman online ini agar bisa melindungi konsumen serta calon konsumen dari berbagai risiko yang tidak diinginkan.

Ingat, tetap ikhlas, sabar, dan sadar.

Salam sehat jiwa.

Konten ini merupakan opini/laporan buatan blogger dan telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Bahaya Pinjaman Online dan Kaitannya dengan Gangguan Jiwa"

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

'Selain Donatur Dilarang Mengatur', untuk Siapa Pernyataan Ini?

"Selain Donatur Dilarang Mengatur", untuk Siapa Pernyataan Ini?

Kata Netizen
Kenapa Mesti Belajar Menolak dan Bilang 'Tidak'?

Kenapa Mesti Belajar Menolak dan Bilang "Tidak"?

Kata Netizen
'Fatherless' bagi Anak Laki-laki dan Perempuan

"Fatherless" bagi Anak Laki-laki dan Perempuan

Kata Netizen
Mudik Backpacker, Jejak Karbon, dan Cerita Perjalanan

Mudik Backpacker, Jejak Karbon, dan Cerita Perjalanan

Kata Netizen
Antara RTB dan Kualitas Hidup Warga Jakarta?

Antara RTB dan Kualitas Hidup Warga Jakarta?

Kata Netizen
Apa yang Membuat Hidup Sederhana Jadi Pilihan?

Apa yang Membuat Hidup Sederhana Jadi Pilihan?

Kata Netizen
Pembelajaran dari Ramadan, Minim Sampah dari Dapur

Pembelajaran dari Ramadan, Minim Sampah dari Dapur

Kata Netizen
Bagaimana Premanisme Bisa Hidup di Tengah Kehidupan?

Bagaimana Premanisme Bisa Hidup di Tengah Kehidupan?

Kata Netizen
Kasus Konstipasi Meningkat Selama Puasa, Ini Solusinya!

Kasus Konstipasi Meningkat Selama Puasa, Ini Solusinya!

Kata Netizen
Zakat di Sekolah, Apa dan Bagaimana Caranya?

Zakat di Sekolah, Apa dan Bagaimana Caranya?

Kata Netizen
Kesiapan Tana Toraja Sambut Arus Mudik Lebaran

Kesiapan Tana Toraja Sambut Arus Mudik Lebaran

Kata Netizen
Ada Halte Semu bagi Pasien Demensia di Jerman

Ada Halte Semu bagi Pasien Demensia di Jerman

Kata Netizen
Memberi Parsel Lebaran, Lebih dari Sekadar Berbagi

Memberi Parsel Lebaran, Lebih dari Sekadar Berbagi

Kata Netizen
Melihat Kota Depok Sebelum dan Setelah Lebaran

Melihat Kota Depok Sebelum dan Setelah Lebaran

Kata Netizen
'Mindful Eating' di Bulan Ramadan dan Potensi Perubahan Iklim

"Mindful Eating" di Bulan Ramadan dan Potensi Perubahan Iklim

Kata Netizen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau