Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kundiharto
Penulis di Kompasiana

Blogger Kompasiana bernama Kundiharto adalah seorang yang berprofesi sebagai Wiraswasta. Kompasiana sendiri merupakan platform opini yang berdiri sejak tahun 2008. Siapapun bisa membuat dan menayangkan kontennya di Kompasiana.

Akuisisi TikTok Atas Tokopedia: Antara Peluang dan Ancaman Geopolitik

Kompas.com, 22 Desember 2023, 17:31 WIB

Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com

Padahal, sebelumnya Goto pernah membantah dengan menyatakan tidak ada rencana pengambilan 50% saham atau menjualnya ke pihak manapun.

Semua hal ini tentu menimbulkan pertanyaan, bagaimana perubahan besar ini akan memengaruhi kita sebagai pengguna?

Era Baru Belanja Online: Bagaimana Akuisisi TikTok Mengubah Tokopedia?

Dengan integrasi Tokopedia dan TikTok Shop di bawah PT Tokopedia, kita bisa melihat perubahan signifikan dalam cara kita berbelanja online.

Kombinasi antara platform belanja dan hiburan video memberikan pengalaman yang lebih terintegrasi. Namun, hal-hal terkait kontrol TikTok atas PT Tokopedia dan perubahan dalam operasional Tokopedia tetap membayangi kita sebagai pengguna.

Merger TikTok dan Tokopedia: Peluang Baru bagi UMKM Kita?

Keuntungan bagi UMKM dan pengguna muncul dari potensi promosi produk Indonesia yang lebih luas dan peningkatan kapasitas UMKM.

Dengan dukungan teknologi dan platform dari TikTok x Tokopedia, banyak pelaku UMKM akan memperoleh akses ke sumber daya lebih baik, mulai dari pemasaran hingga manajemen operasional.

Namun, kekhawatiran tentang integrasi yang hanya menguntungkan segelintir UMKM besar dan kebijakan baru yang mempersulit UMKM kecil, juga patut diperhatikan.

TikTok dan Tokopedia: Antara Harapan dan Kekhawatiran

Dominasi pasar, persaingan tidak sehat, keamanan data, dan pengaruh geopolitik Tiongkok adalah beberapa kekhawatiran utama yang muncul.

TikTok sebagai perusahaan asal Tiongkok yang saat ini sudah mengambil alih sebagian besar kontrol atas Tokopedia tentu menimbulkan kecemasan apakah ia akan bisa mengelola data kita yang selama ini sudah ada di Tokopedia dengan aman atau tidak.

Lalu, bagaimana kedua perusahaan ini akan menjaga kedaulatan ekonomi digital kita? Bagaimana kita, sebagai konsumen dan warga negara, dapat memastikan bahwa kita mendapatkan manfaat dari perubahan ini? Apakah kita akan menjadi pemain yang kuat dalam permainan ini, atau hanya menjadi pion?

Akuisisi TikTok-Tokopedia dan Papan Catur Geopolitik Global

Dalam perspektif geopolitik, investasi TikTok di Tokopedia dapat dilihat sebagai bagian dari strategi global Tiongkok untuk memperluas pengaruhnya di dunia digital internasional.

Pengaruh Tiongkok di pasar digital global menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan oleh kita sebagai masyarakat Indonesia.

Sebab, dalam konteks ini kita sedang berada di tengah-tengah perubahan besar dunia digital. Kita bukan hanya berperan sebagai konsumen, tetapi juga bagian dari permainan geopolitik yang lebih besar.

Maka dari itu, kita juga perlu dan berhak memastikan bahwa kita juga akan mendapat manfaat dari perubahan ini, dengan tetap menjaga kedaulatan dan keamanan data kita.

Peran Pemerintah Dalam Menjaga Data Kita di Era Merger Besar

Dalam era merger ini, penting untuk memahami kepemilikan dan keamanan data pengguna. Peran pemerintah dalam perlindungan data menjadi kunci, dan kita sebagai konsumen perlu lebih sadar dan aktif dalam memahami bagaimana data kita dikelola.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Sepiring Lauk Warteg dan Rindu yang Tak Pernah Usai dari Masakan Ibu
Sepiring Lauk Warteg dan Rindu yang Tak Pernah Usai dari Masakan Ibu
Kata Netizen
Menimbang Perjodohan, antara Restu, Ragu, dan Rasa
Menimbang Perjodohan, antara Restu, Ragu, dan Rasa
Kata Netizen
Hubungan Autophagy dengan Puasa
Hubungan Autophagy dengan Puasa
Kata Netizen
Kakak adalah Buku Kehidupan bagi Si Bungsu
Kakak adalah Buku Kehidupan bagi Si Bungsu
Kata Netizen
Ketika Cinta Jadi Konten, Menimbang Ulang Romantisme di Media Sosial
Ketika Cinta Jadi Konten, Menimbang Ulang Romantisme di Media Sosial
Kata Netizen
Antara Daun Talas, Ikan, Air Tawar, dan Ekosistem
Antara Daun Talas, Ikan, Air Tawar, dan Ekosistem
Kata Netizen
Dari Buku Harian ke Linimasa, Pergeseran Cara Kita Berbagi
Dari Buku Harian ke Linimasa, Pergeseran Cara Kita Berbagi
Kata Netizen
Makna Hadir untuk Anak: Bukan Soal Waktu, tetapi Rasa
Makna Hadir untuk Anak: Bukan Soal Waktu, tetapi Rasa
Kata Netizen
Hemat yang Keliru dan Pelajaran tentang Kualitas
Hemat yang Keliru dan Pelajaran tentang Kualitas
Kata Netizen
Filosofi Bayam Brazil: Menanam Sekali, Memanen Berulang Kali
Filosofi Bayam Brazil: Menanam Sekali, Memanen Berulang Kali
Kata Netizen
Buku Perang Dunia, Ketika Anak Memilih Bacaan yang Tak Terduga
Buku Perang Dunia, Ketika Anak Memilih Bacaan yang Tak Terduga
Kata Netizen
Ketika Ulangan Lisan Kembali Menjadi Pilihan
Ketika Ulangan Lisan Kembali Menjadi Pilihan
Kata Netizen
People Pleaser yang Sulit Berkata Tidak
People Pleaser yang Sulit Berkata Tidak
Kata Netizen
Gentengisasi, Atap Rumah, dan Tantangan Geografis Indonesia
Gentengisasi, Atap Rumah, dan Tantangan Geografis Indonesia
Kata Netizen
SEAblings dan Etika di Balik Panggung Konser
SEAblings dan Etika di Balik Panggung Konser
Kata Netizen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau