Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Akbar Pitopang
Penulis di Kompasiana

Blogger Kompasiana bernama Akbar Pitopang adalah seorang yang berprofesi sebagai Guru. Kompasiana sendiri merupakan platform opini yang berdiri sejak tahun 2008. Siapapun bisa membuat dan menayangkan kontennya di Kompasiana.

Kembalinya Fitrah Guru Mengajar Setelah Ramadan

Kompas.com - 14/04/2025, 10:48 WIB

Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com

Semester Genap ini adalah peluang untuk menorehkan cerita baru. Tulis lembar-lembar pengabdian dengan tinta keikhlasan dan semangat pembaruan.

Berhenti membandingkan diri dengan guru lain. Fokuslah pada pertumbuhan diri. Setiap guru punya perjalanan, tantangan, kelebihan, dan keunikan masing-masing.

Jadikan sekolah dan ruang kelas sebagai laboratorium kehidupan. Tempat dimana kesalahan dianggap sebagai proses belajar, bukan bahan ejekan. Tempat dimana setiap anak merasa diterima dan dimampukan.

Jangan menunggu apresiasi untuk bekerja dengan sepenuh hati. Jadikan keberhasilan siswa sebagai kepuasan batin. Itulah bentuk pengakuan paling murni.

Dunia tak berhenti berubah. Tapi satu hal yang tak boleh berubah adalah komitmen kita sebagai pendidik untuk menjadi agen peradaban dan pembawa cahaya ketika bertemu dengan gelapnya tantangan zaman.

Saatnya memulai kembali dengan langkah pasti. Tak ada kata terlambat untuk memperbaiki niat, memperkuat kompetensi, dan memperluas kontribusi.

Jika Ramadan berhasil membakar semangat, maka semangat Syawal adalah panggilan untuk membuktikan diri. Bukan sekadar kembali ke rutinitas tetapi naik kelas dalam kualitas.

Wahai guru, mari tata ulang hati kita. Tolong hindari segala bentuk prasangka, iri hati, dan penyakit hati yang (masih) bersarang. Ganti lah dengan niat ikhlas, semangat berbagi, dan tekad untuk menjadi lebih baik.

Dunia pendidikan sedang menantikan guru-guru luar biasa. Guru yang bukan hanya hebat tapi juga bijak. Bukan hanya mengajar tapi juga menginspirasi.

Semoga di semester ini menjadi babak baru yang penuh harapan. Serta membawa banyak kejutan menggembirakan bagi seluruh guru dan insan pendidikan. Guna mendekatkan kita semua pada cita-cita besar: mencerdaskan kehidupan bangsa dengan cinta dan ketulusan.

Konten ini merupakan opini/laporan buatan blogger dan telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Kembali ke Settingan Awal Guru yang "Orisinil""

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Proses Baru Karantina di Indonesia, Apa Dampaknya?

Proses Baru Karantina di Indonesia, Apa Dampaknya?

Kata Netizen
Tren Vlogger Kuliner, antara Viralitas dan Etis

Tren Vlogger Kuliner, antara Viralitas dan Etis

Kata Netizen
Kebijakan Tarif Trump dan Tantangan ke Depan bagi Indonesia

Kebijakan Tarif Trump dan Tantangan ke Depan bagi Indonesia

Kata Netizen
Film 'Jumbo' yang Hangat yang Menghibur

Film "Jumbo" yang Hangat yang Menghibur

Kata Netizen
Perang Dagang, Amerika Serikat Menantang Seluruh Dunia

Perang Dagang, Amerika Serikat Menantang Seluruh Dunia

Kata Netizen
Apa Kaitan antara Penderita Diabetes dan Buah Mangga?

Apa Kaitan antara Penderita Diabetes dan Buah Mangga?

Kata Netizen
Tiba-tiba Emas Ramai Dibeli, Ada Apa Ini?

Tiba-tiba Emas Ramai Dibeli, Ada Apa Ini?

Kata Netizen
Kembalinya Fitrah Guru Mengajar Setelah Ramadan

Kembalinya Fitrah Guru Mengajar Setelah Ramadan

Kata Netizen
Titiek Puspa dan Karyanya Tak Lekang Waktu

Titiek Puspa dan Karyanya Tak Lekang Waktu

Kata Netizen
'Selain Donatur Dilarang Mengatur', untuk Siapa Pernyataan Ini?

"Selain Donatur Dilarang Mengatur", untuk Siapa Pernyataan Ini?

Kata Netizen
Kenapa Mesti Belajar Menolak dan Bilang 'Tidak'?

Kenapa Mesti Belajar Menolak dan Bilang "Tidak"?

Kata Netizen
'Fatherless' bagi Anak Laki-laki dan Perempuan

"Fatherless" bagi Anak Laki-laki dan Perempuan

Kata Netizen
Mudik Backpacker, Jejak Karbon, dan Cerita Perjalanan

Mudik Backpacker, Jejak Karbon, dan Cerita Perjalanan

Kata Netizen
Antara RTB dan Kualitas Hidup Warga Jakarta?

Antara RTB dan Kualitas Hidup Warga Jakarta?

Kata Netizen
Apa yang Membuat Hidup Sederhana Jadi Pilihan?

Apa yang Membuat Hidup Sederhana Jadi Pilihan?

Kata Netizen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau