
Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com
Bisa Digunakan Tanpa Perlu Dijahit
Keunikan batik tidak berhenti pada desain dan maknanya. Kain batik utuh juga bisa dikenakan tanpa harus melalui proses jahit terlebih dahulu.
Bagi perempuan yang memiliki kain batik di rumah namun belum sempat menjahitnya, kain tersebut bisa langsung digunakan sebagai bawahan atau rok. Caranya pun relatif sederhana. Pastikan ukuran kain sekitar 210 x 110 sentimeter, atau sesuaikan dengan postur tubuh.
Lingkarkan kain dari ujung ke ujung di bagian pinggang, atur panjang sesuai keinginan—hingga mata kaki atau sebatas betis. Setelah itu, satukan kedua ujung kain, tarik ke arah perut, lalu lilitkan.
Sisa kain dibawa ke belakang dan disimpul dengan pas, tidak terlalu kencang atau longgar. Agar terlihat rapi, simpul bisa diselipkan ke bagian kain di belakang.
Dalam sekejap, kain batik utuh pun berubah menjadi rok yang manis dan layak dikenakan ke acara formal. Selain model tersebut, masih banyak variasi lain yang bisa dieksplorasi. Beragam referensi mudah ditemukan melalui media sosial atau platform video.
Bagi saya pribadi, cara mengenakan batik tanpa jahitan ini terasa sangat efisien. Selain menghemat biaya, satu lembar kain batik bisa menghadirkan banyak tampilan untuk berbagai kesempatan.
Pada akhirnya, batik bukan sekadar busana. Ia adalah perpaduan antara identitas, fungsi, dan fleksibilitas. Memiliki setidaknya satu batik di rumah bukan hanya soal gaya, tetapi juga tentang kesiapan—siap tampil pantas, rapi, dan berkarakter dalam berbagai situasi.
Konten ini merupakan opini/laporan buatan blogger dan telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Alasan Kenapa Harus Punya Minimal 1 Batik di Rumah"
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang