Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Irmina Gultom
Penulis di Kompasiana

Blogger Kompasiana bernama Irmina Gultom adalah seorang yang berprofesi sebagai Apoteker. Kompasiana sendiri merupakan platform opini yang berdiri sejak tahun 2008. Siapapun bisa membuat dan menayangkan kontennya di Kompasiana.

Mengenal Kandungan Zat Alergen dalam Produk Kosmetik

Kompas.com - 09/10/2022, 19:44 WIB

Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com

1. Bahan Dasar

Umumnya memiliki jumlah/volume paling besar dibandingkan bahan lainnya. Contoh, a) Air atau campurannya; b) Vaselin atau campurannya; c) Talkum atau campurannya; d) Alkohol atau campurannya.

2. Bahan Aktif

Merupakan bahan yang memiliki daya kerja yang diunggulkan, misal bahan aktif dalam produk pembersih muka.

3. Stabilizer

Merupakan bahan yang digunakan untuk menjaga agar produk kosmetik tetap stabil baik dalam hal bentuk fisik, warna, dan bau. Beberapa contoh di antaranya sebagai berikut.

  • Emulgator yang digunakan agar bahan-bahan tercampur merata (Lanolin, Gliserin, Alkohol, Wax/Malam, Gliceryl).
  • Preservative/Pengawet yang digunakan untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme yang dapat menyebabkan perubahan warna dan bau, terutama produk yang mengandung banyak minyak. Contohnya Methyl Paraben (Nipagin), Propyl Paraben (Nipasol), Asam Benzoat, Formaldehid, dan Nipabutil.
  • Antioksidan
    Produk kosmetik juga rentan teroksidasi sehingga menyebabkan perubahan warna dan bentuk. Zat antioksidan diperlukan untuk mencegah hal tersebut, dengan syarat tidak berbau dan berwarna, tidak toksik, dan tidak mudah berubah untuk waktu yang lama.

4. Coloring (Pewarna)

Bahan pewarna yang digunakan umumnya ada dua jenis, yaitu pewarna yang larut (dalam air, alkohol, minyak) dan pewarna yang tidak larut. Akan tetapi, perlu diingat bahwa tidak semua bahan pewarna bisa digunakan dalam produk kosmetik.

5. Fragrance (Pewangi)

Bahan pewangi yang digunakan pada kosmetik bisa berasal dari bahan alami (misal bunga, daun, kulit batang), atau bahan sintetis yang terdiri dari campuran beberapa bahan.

Oleh sebab itu terkadang pada label produk kosmetik, komposisi pewangi tidak dicantumkan secara spesifik melainkan hanya tertulis 'fragrance'.

Jenis Zat Alergen pada Kosmetik dan Efek Sampingnya

Alergi merupakan perubahan reaksi tubuh terhadap kuman penyakit atau reaksi hipersensitivitas terhadap zat tertentu yang dalam kadar tertentu tidak membahayakan untuk sebagian besar orang.

Artinya, zat alergen bukan semata-mata penyebab dari timbulnya alergi. Zat alergen justru berfungsi sebagai pemicu alergi pada keadaan fisiologisseseorang yang hipersensitif dengan zat tersebut.

Berikut ialah beberapa contoh bahan alergen yang mungkin terdapat dalam produk kosmetik.

  • Natural rubber/latex (karet alam), biasanya terdapat pada produk body painting, lem hair extension, dan lainnya.
  • Preservatives, contohnya Methylsothiazolinone, golongan formaldehida, dan lainnya.
  • Pewangi, contohnya Citronellol, Benzyl Alkohol, Coumarin, Eugenol, Geraniol, Cinnamyl Alcohol, Linalool.
  • Pewarna sintetis, contohnya pewarna yang digunakan dalam produk pewarna rambut dan tato henna hitam seperti p-Phenylenediamine (PPD) dan Coal-Tar.
  • Logam, contohnya nikel dan emas.

Penggunaan produk kosmetik yang tidak sesuai dengan kulit atau yang tidak jelas asal-usulnya (sehingga berpotensi mengandung bahan yang dilarang), dapat berisiko menimbulkan efek samping pada orang yang memiliki reaksi hipersensitivitas pada tubuhnya.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

'Selain Donatur Dilarang Mengatur', untuk Siapa Pernyataan Ini?

"Selain Donatur Dilarang Mengatur", untuk Siapa Pernyataan Ini?

Kata Netizen
Kenapa Mesti Belajar Menolak dan Bilang 'Tidak'?

Kenapa Mesti Belajar Menolak dan Bilang "Tidak"?

Kata Netizen
'Fatherless' bagi Anak Laki-laki dan Perempuan

"Fatherless" bagi Anak Laki-laki dan Perempuan

Kata Netizen
Mudik Backpacker, Jejak Karbon, dan Cerita Perjalanan

Mudik Backpacker, Jejak Karbon, dan Cerita Perjalanan

Kata Netizen
Antara RTB dan Kualitas Hidup Warga Jakarta?

Antara RTB dan Kualitas Hidup Warga Jakarta?

Kata Netizen
Apa yang Membuat Hidup Sederhana Jadi Pilihan?

Apa yang Membuat Hidup Sederhana Jadi Pilihan?

Kata Netizen
Pembelajaran dari Ramadan, Minim Sampah dari Dapur

Pembelajaran dari Ramadan, Minim Sampah dari Dapur

Kata Netizen
Bagaimana Premanisme Bisa Hidup di Tengah Kehidupan?

Bagaimana Premanisme Bisa Hidup di Tengah Kehidupan?

Kata Netizen
Kasus Konstipasi Meningkat Selama Puasa, Ini Solusinya!

Kasus Konstipasi Meningkat Selama Puasa, Ini Solusinya!

Kata Netizen
Zakat di Sekolah, Apa dan Bagaimana Caranya?

Zakat di Sekolah, Apa dan Bagaimana Caranya?

Kata Netizen
Kesiapan Tana Toraja Sambut Arus Mudik Lebaran

Kesiapan Tana Toraja Sambut Arus Mudik Lebaran

Kata Netizen
Ada Halte Semu bagi Pasien Demensia di Jerman

Ada Halte Semu bagi Pasien Demensia di Jerman

Kata Netizen
Memberi Parsel Lebaran, Lebih dari Sekadar Berbagi

Memberi Parsel Lebaran, Lebih dari Sekadar Berbagi

Kata Netizen
Melihat Kota Depok Sebelum dan Setelah Lebaran

Melihat Kota Depok Sebelum dan Setelah Lebaran

Kata Netizen
'Mindful Eating' di Bulan Ramadan dan Potensi Perubahan Iklim

"Mindful Eating" di Bulan Ramadan dan Potensi Perubahan Iklim

Kata Netizen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau