Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Fery W
Penulis di Kompasiana

Blogger Kompasiana bernama Fery W adalah seorang yang berprofesi sebagai Administrasi. Kompasiana sendiri merupakan platform opini yang berdiri sejak tahun 2008. Siapapun bisa membuat dan menayangkan kontennya di Kompasiana.

Donor Ginjal: Cerita Pengalaman Pribadi Mengurus Segala Prosedurnya

Kompas.com, 2 Agustus 2023, 14:01 WIB

Setelah mengisi formulir tersebut, pihak rumah sakit akan melakukan verifikasi. Selanjutnya ketika sudah berhasil terverifikasi ia akan diwawancara oleh komisi etik RSCM untuk melanjutkan proses selanjutnya.

Selanjutnya, ketika sang calon pendonor dinyatakan lolos secara administrasi dan hukum, ia akan melanjutkan ke proses pengujian dan pemeriksaan medis.

Porses pengujian dan pemeriksaan medis ini meliputi 3 tahapan.

Pertama, pemeriksaan untuk memastikan bahwa golongan darah pendonor dan pasien yang akan menerima donor ginjal adalah sama dan cocok.

Kedua, pengujian terhadap tipe jaringan atau human leukocyte antigen (HLA) untuk mengetahui marker antigen antar pendonor dan penerima donor.

Semakin tinggi kesamaan marker antigen-nya, makin baik.

Ketiga, pengujian silang antibodi antara pendonor dan penerima donor. Hal ini dilakukan untuk memastikan tubuh penerima donor dapat menerima ginjal dari pendonor dengan baik.

Dari tes ini, apabila hasilnya positif itu artinya penerima donor memiliki antibodi terhadap pendonor yang menyebabkan ia tak bisa menerima ginjal dari pendonor.

Sebaliknya, apabila hasilnya negatif maka tubuh penerima donor berarti dapat menerima organ baru dari pendonor.

Prosedur awal yang dijalani oleh mertua saya dan pendonor ini dilakukan dalam dua putaran dan berjalan selama kurang lebih satu bulan.

Ketika bagian awal dari prosedur transplantasi ini selesai dilakukan, hal ini tidak berarti proses transplantasi organ bisa langsung dilakukan.

Dalam hal ini pendonor dan sang penerima donor harus melakukan proses-proses pemeriksaan lain dan tindakan medis lanjutan untuk memastikan transplantasi organ bisa berhasil.

Baik penerima dan pendonor harus diperiksa kondisi kesehatan jantung, paru-paru, dan berbagai uji laboratorium lain untuk memastkan tak ada sumber infeksi di dalam tubuhnya.

Selain proses uji laboratorium, kedua belah pihak ini juga harus menjalani serangkaian tes psikologi.

Jika pada semua proses pengujian dan pemeriksaan ini ditemukan masalah medis dan kondisinya masih bisa diperbaiki, maka harus dilakukan koreksi hingga semua hasilnya dinyatakan bagus dan bisa dilanjutkan ke tahapan selanjutnya.

Sayangnya, pada saat itu ditemukan sedikit luka di dalam lambung dan lubang di gigi mertua saya. Padahal hasil uji jantung, paru-paru, dan psikologinya semua bagus dan baik.

Tentu kondisi ini harus dipulihkan terlebih dahulu hingga kondisi lambung dan gigi mertua saya pulih.

Hal ini perlu dan penting untuk dilakukan karena jika ditemukan sumber infeksi di dalam tubuh sang penerima donor pasca menerima organ baru, akan ada potensi bakteri atau virus masuk yang akhirnya bisa menyerang organ baru tadi.

Hal yang sama juga mesti dilakukan oleh pendonor, meski memang pemeriksaannya tak seketat seperti apa yang dilakukan ke penerima donor.

Seluruh proses pra transplantasi ini membutuhkan waktu yang cukup lama dan tentu melelahkan. Tak jarang saya dan keluarga juga harus berpindah dari rumah sakit satu ke rumah sakit lainnya karena alat-alat medis tertentu hanya dimiliki di rumah sakit tertentu saja.

Hal ini juga meliputi biaya yang dikeluarkan, baru menjalani proses pemeriksaan dan pengujian sebelum transplantasi dilangsungkan saja biaya yang dikeluarkan sudah sangat besar.

Pelaksanaan Transplantasi

Ketika seluruh proses pemeriksaan dan pengujian selesai dan hasilnya dinyatakan baik dan bagus, maka dokter akan memberikan jadwal kapan operasi transplantasi akan dilakukan.

Lima hari sebelum pelaksanaan operasi transplantasi dilakukan, pasien penerima donor harus sudah masuk perawatan di rumah sakit. Sementara bagi pendonor, ia harus masuk perawatan rumah sakit paling tidak tiga hari sebelum hari operasi transplantasi dilakukan.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Danau Singkarak, Lebih dari Sekadar Pemandangan Indah
Danau Singkarak, Lebih dari Sekadar Pemandangan Indah
Kata Netizen
Perempuan dan Masa Depan Investasi di Pasar Modal
Perempuan dan Masa Depan Investasi di Pasar Modal
Kata Netizen
Anak Belajar Mengenal Tradisi Daerah lewat Karnaval Budaya
Anak Belajar Mengenal Tradisi Daerah lewat Karnaval Budaya
Kata Netizen
Sekolah dan Kuliah Gratis, Apakah Kesempatan Belajar Jadi Setara?
Sekolah dan Kuliah Gratis, Apakah Kesempatan Belajar Jadi Setara?
Kata Netizen
Cerita Musim Kemarau di NTT, dari Pohon Lontar ke Gula Lempeng
Cerita Musim Kemarau di NTT, dari Pohon Lontar ke Gula Lempeng
Kata Netizen
Mengenal TB Lebih Dekat, dari Penularan hingga Pencegahannya
Mengenal TB Lebih Dekat, dari Penularan hingga Pencegahannya
Kata Netizen
Ketemu Vitamin A-syik saat Jogging Malam di Manahan
Ketemu Vitamin A-syik saat Jogging Malam di Manahan
Kata Netizen
Menjadi Guru Tak Cukup Hanya dengan Keikhlasan
Menjadi Guru Tak Cukup Hanya dengan Keikhlasan
Kata Netizen
Anggrek Membawa Saya Kembali kepada Kuntowijoyo
Anggrek Membawa Saya Kembali kepada Kuntowijoyo
Kata Netizen
Mindfulness Bukan Sekadar Menjauh dari Kabar Buruk
Mindfulness Bukan Sekadar Menjauh dari Kabar Buruk
Kata Netizen
Menyusuri Jejak Sejarah Kali Pepe di Tengah Kota Solo
Menyusuri Jejak Sejarah Kali Pepe di Tengah Kota Solo
Kata Netizen
Karhutla Mapongka Mendekati Bandara dan Sekolah Rakyat
Karhutla Mapongka Mendekati Bandara dan Sekolah Rakyat
Kata Netizen
Kesendirian Tak Lagi Menjadi Sesuatu yang Menakutkan
Kesendirian Tak Lagi Menjadi Sesuatu yang Menakutkan
Kata Netizen
Brokoli Kuning dan Cara Sederhana Membuat Taman Lebih Hidup
Brokoli Kuning dan Cara Sederhana Membuat Taman Lebih Hidup
Kata Netizen
Keluarga Stucky, di Balik Awal Pendidikan Perempuan di Malang
Keluarga Stucky, di Balik Awal Pendidikan Perempuan di Malang
Kata Netizen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau