Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halima Maysaroh
Penulis di Kompasiana

Blogger Kompasiana bernama Halima Maysaroh adalah seorang yang berprofesi sebagai Guru. Kompasiana sendiri merupakan platform opini yang berdiri sejak tahun 2008. Siapapun bisa membuat dan menayangkan kontennya di Kompasiana.

Etiskah Guru Mengunggah Nilai Siswa ke Media Sosial?

Kompas.com, 28 Desember 2023, 13:59 WIB

Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com

Alasan para guru menggunggah nilai siswanya ke media sosial adalah karena ingin siswa dengan nilai kurang dari KKM malu dan termotivasi untuk belajar lebih giat lagi. Kurang lebih maksud guru tersebut adalah seakan memberi sangsi sosial.

Hal ini memperlihatkan bahwa guru tersebut hanya bercermin pada kecerdasan kognitif semata yang menjadikan nilai dalam bentuk angka sebagai tolok ukur keberhasilan siswa.

Akan tetapi banyak dari guru yang lupa dengan sisi lainnya, yakni kecerdasan karakter. Padahal sejak adanya kurikulum 13, sudah sering ditekankan soal pendidikan karakter.

Artinya, fenomena tersebut menggambarkan bahwa kecenderungan guru melihat siswa unggul adalah dari kecerdasan kognitif semata.

Sebuah contoh nyata terlihat saat seorang siswa pintar yang mengusulkan untuk mengunggah nilai ulangannya di platform TikTok hanya untuk melihat reaksi teman-temannya.

Hal ini membuktikan bahwa siswa yang melihat guru kerap mengunggah nilai siswanya ke media sosial akan membuatnya kehilangan rasa empati kepada teman lainnya yang mungkin mendapat nilai kurang baik.

Artinya, pendidikan karakter di sekolah dapat dibilang tidak memberikan hasil maksimal. Siswa hanya termotivasi untuk mendapat nilai bagus hanya agar tidak malu ketika nilainya diunggah ke media sosial.

Batasan Guru sebagai Kreator Konten

Sosial media telah menjadi wadah ekspresi, termasuk bagi para guru. Konten-konten edukatif dan menghibur dari guru seringkali diminati oleh warganet.

Akan tetapi, terdapat batasan-batasan yang perlu dipegang teguh oleh guru, terutama ketika menyangkut siswa. Beberapa hal yang perlu dihindari, antara lain sebagai berikut.

  • Data pribadi siswa. Sebagai guru tentu harus merahasiakan data pribadi para siswanya dan tidak boleh disebarkan dalam bentuk apapun, termasuk nilai ujian mereka.
  • Kasus siswa bermasalah. Kekecewaan guru terhadap kasus seorang siswa tidak boleh diluapkan di media sosial. Ini bisa merugikan profesionalisme guru.
  • Mengunggah nilai yang merendahkan diri siswa. Nilai yang tidak memenuhi standar sebaiknya tidak diunggah tanpa izin siswa dan orangtuanya, karena hal ini dapat merendahkan harga diri siswa.
  • Mengunggah foto atau video tanpa izin. Tidak boleh mengunggah materi apapun yang melibatkan siswa tanpa izin mereka.

Pentingnya Privasi dan Harga Diri

Nilai-nilai siswa adalah hal internal yang melibatkan guru, siswa, sekolah, dan orangtua siswa. Mengunggahnya ke ruang publik di media sosial dapat membawa berbagai dampak yang bisa saja tidak diinginkan.

Guru perlu menyadari bahwa tindakan mereka dapat memicu aksi cyberbullying dan merugikan baik siswa maupun citra sekolah.

Penting bagi guru untuk menjadi teladan dalam menjaga privasi siswa dan menghormati nilai-nilai karakter yang seharusnya menjadi fokus pendidikan.

Guru sebaiknya memberikan motivasi siswa bukan hanya dengan angka, tetapi juga dengan membangun karakter siswa yang kuat. Selain itu, sebagai konten kreator, guru harus mengenali batasan etika dalam berbagi informasi di dunia maya.

Dengan menghormati privasi siswa dan menjaga etika pengunggahan konten di media sosial, guru dapat tetap berperan sebagai fasilitator pembelajaran yang berintegritas dan peduli terhadap perkembangan seluruh siswanya.

Konten ini merupakan opini/laporan buatan blogger dan telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Guru Mengunggah Nilai Ulangan Siswa di Sosial Media, Etiskah?"

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Beasiswa dan Tanggung Jawab Berkontribusi untuk Negeri
Beasiswa dan Tanggung Jawab Berkontribusi untuk Negeri
Kata Netizen
Ketika Media Sosial Terlalu Bising bagi Pikiran Kita
Ketika Media Sosial Terlalu Bising bagi Pikiran Kita
Kata Netizen
Menjaga Kebahagiaan di Era Oversharing
Menjaga Kebahagiaan di Era Oversharing
Kata Netizen
Berburu Takjil Membawa Wadah Sendiri, Langkah Kecil untuk Bumi
Berburu Takjil Membawa Wadah Sendiri, Langkah Kecil untuk Bumi
Kata Netizen
Catatan Kali Pertama Banjir di Rumah Kami Setelah 19 Tahun
Catatan Kali Pertama Banjir di Rumah Kami Setelah 19 Tahun
Kata Netizen
Cara Mengelola Keuangan THR dengan Budget Map
Cara Mengelola Keuangan THR dengan Budget Map
Kata Netizen
LPDP dan Makna Kontribusi di Era Jaringan Global
LPDP dan Makna Kontribusi di Era Jaringan Global
Kata Netizen
Kekuatan Sederhana dari Senyum Seorang Guru
Kekuatan Sederhana dari Senyum Seorang Guru
Kata Netizen
Kasih Sayang Ibu yang Tidak Selalu Terucap
Kasih Sayang Ibu yang Tidak Selalu Terucap
Kata Netizen
Seni Memilih, Apa yang Disimpan dan Mana yang Dilepas?
Seni Memilih, Apa yang Disimpan dan Mana yang Dilepas?
Kata Netizen
Tentang Ibu yang Baru Kita Pahami Setelah Dewasa
Tentang Ibu yang Baru Kita Pahami Setelah Dewasa
Kata Netizen
Sepiring Lauk Warteg dan Rindu yang Tak Pernah Usai dari Masakan Ibu
Sepiring Lauk Warteg dan Rindu yang Tak Pernah Usai dari Masakan Ibu
Kata Netizen
Menimbang Perjodohan, antara Restu, Ragu, dan Rasa
Menimbang Perjodohan, antara Restu, Ragu, dan Rasa
Kata Netizen
Hubungan Autophagy dengan Puasa
Hubungan Autophagy dengan Puasa
Kata Netizen
Kakak adalah Buku Kehidupan bagi Si Bungsu
Kakak adalah Buku Kehidupan bagi Si Bungsu
Kata Netizen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau