Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Ire Rosana Ullail
Penulis di Kompasiana

Blogger Kompasiana bernama Ire Rosana Ullail adalah seorang yang berprofesi sebagai Administrasi. Kompasiana sendiri merupakan platform opini yang berdiri sejak tahun 2008. Siapapun bisa membuat dan menayangkan kontennya di Kompasiana.

Pengalaman Manis Mengunjungi Perpustakaan Freedom Institute

Kompas.com, 17 November 2025, 17:09 WIB

Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com

Ketika saya datang, hanya ada beberapa pengunjung. Mungkin karena itu saya mudah mendapatkan kursi bersekat.

Banyaknya stop kontak di berbagai titik membuat pengalaman bekerja di sini terasa semakin menyenangkan.

Di dinding, terpajang gambar tokoh-tokoh nasional seperti Soekarno, Hatta, Sjahrir, Kartini, dan beberapa tokoh lain. Ada pula kutipan-kutipan inspiratif dan patung dari berbagai daerah, menambah sentuhan etnik yang hangat.

Tentu saja, yang paling penting tetaplah koleksi bukunya. Jumlahnya tidak terlalu besar, tetapi sangat menarik.

Perpustakaan ini awalnya hanya memiliki sekitar 4.000 buku—semua koleksi pribadi Rizal Mallarangeng. Koleksi itu berkembang menjadi 8.000, dan kini mencapai sekitar 14.000 buku.

Pilihan bukunya beragam: filsafat, hukum, sejarah, bahasa, sastra, sosial, ekonomi, agama, hingga hubungan internasional. Koleksi berbahasa asing pun tersedia. Semuanya ditata rapi sesuai tema.

Rak sejarah dan sastra langsung menjadi favorit saya. Di sana saya menemukan banyak nama besar: N.H. Dini, Putu Wijaya, Pramoedya Ananta Toer, Budi Darma, Y.B. Mangunwijaya, Sitor Situmorang, Ahmad Tohari, dan banyak lagi.

Buku-buku populer seperti Supernova, Negeri 5 Menara, karya Ayu Utami, hingga Leila S. Chudori juga ada. Bahkan koleksi kecil seperti kumpulan cerpen Dunia di Dalam Mata—yang jarang saya dengar gaungnya—ikut terselip di rak.

Rasanya seperti membaca daftar isi rak buku saya sendiri. Seolah-olah perpustakaan ini punya selera baca yang sangat mirip dengan saya. Selain buku, tersedia pula jurnal dan koran terbaru.

Meski koleksinya tidak sebanyak perpustakaan besar, justru kurasinya terasa pas dan menyenangkan. Semua terlihat menarik, membuat pengunjung betah berlama-lama.

Fasilitas yang Tersedia

Perpustakaan ini menyediakan jaringan Wi-Fi yang cukup baik—mungkin karena saat saya datang tidak terlalu ramai. Layanan fotokopinya juga terjangkau, sekitar Rp175 per lembar.

Toilet menggunakan fasilitas gedung Wisma Bakrie yang letaknya sangat dekat. Mushola berada di depan meja pendaftaran. Meski sederhana, cukup memenuhi kebutuhan pengunjung. Tempat wudhu berada di toilet yang sama.

Biasanya saya datang sambil membawa bekal. Karena tidak ada ruang makan khusus, saya memakannya di taman umum tepat di depan perpustakaan.

Kalau pun tidak membawa bekal, banyak penjual makanan di sekitar area gedung dengan harga terjangkau—lumrah untuk kawasan perkantoran.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Sepiring Lauk Warteg dan Rindu yang Tak Pernah Usai dari Masakan Ibu
Sepiring Lauk Warteg dan Rindu yang Tak Pernah Usai dari Masakan Ibu
Kata Netizen
Menimbang Perjodohan, antara Restu, Ragu, dan Rasa
Menimbang Perjodohan, antara Restu, Ragu, dan Rasa
Kata Netizen
Hubungan Autophagy dengan Puasa
Hubungan Autophagy dengan Puasa
Kata Netizen
Kakak adalah Buku Kehidupan bagi Si Bungsu
Kakak adalah Buku Kehidupan bagi Si Bungsu
Kata Netizen
Ketika Cinta Jadi Konten, Menimbang Ulang Romantisme di Media Sosial
Ketika Cinta Jadi Konten, Menimbang Ulang Romantisme di Media Sosial
Kata Netizen
Antara Daun Talas, Ikan, Air Tawar, dan Ekosistem
Antara Daun Talas, Ikan, Air Tawar, dan Ekosistem
Kata Netizen
Dari Buku Harian ke Linimasa, Pergeseran Cara Kita Berbagi
Dari Buku Harian ke Linimasa, Pergeseran Cara Kita Berbagi
Kata Netizen
Makna Hadir untuk Anak: Bukan Soal Waktu, tetapi Rasa
Makna Hadir untuk Anak: Bukan Soal Waktu, tetapi Rasa
Kata Netizen
Hemat yang Keliru dan Pelajaran tentang Kualitas
Hemat yang Keliru dan Pelajaran tentang Kualitas
Kata Netizen
Filosofi Bayam Brazil: Menanam Sekali, Memanen Berulang Kali
Filosofi Bayam Brazil: Menanam Sekali, Memanen Berulang Kali
Kata Netizen
Buku Perang Dunia, Ketika Anak Memilih Bacaan yang Tak Terduga
Buku Perang Dunia, Ketika Anak Memilih Bacaan yang Tak Terduga
Kata Netizen
Ketika Ulangan Lisan Kembali Menjadi Pilihan
Ketika Ulangan Lisan Kembali Menjadi Pilihan
Kata Netizen
People Pleaser yang Sulit Berkata Tidak
People Pleaser yang Sulit Berkata Tidak
Kata Netizen
Gentengisasi, Atap Rumah, dan Tantangan Geografis Indonesia
Gentengisasi, Atap Rumah, dan Tantangan Geografis Indonesia
Kata Netizen
SEAblings dan Etika di Balik Panggung Konser
SEAblings dan Etika di Balik Panggung Konser
Kata Netizen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau