Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Mayangthika
Penulis di Kompasiana

Blogger Kompasiana bernama Mayangthika adalah seorang yang berprofesi sebagai Guru. Kompasiana sendiri merupakan platform opini yang berdiri sejak tahun 2008. Siapapun bisa membuat dan menayangkan kontennya di Kompasiana.

Siswa, Simak Kiat dan Trik supaya Dapat Hasil Baik di Musim Ujian!

Kompas.com, 14 Desember 2023, 15:30 WIB

Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com

Istirahat yang Cukup. Pastikan kalian mendapatkan tidur yang cukup sebelum ujian. Ketidakcukupan tidur dapat mempengaruhi konsentrasi dan kinerja.

Breaks yang Terjadwal. Selama ujian, berikan diri kalian jeda singkat untuk mengistirahatkan otak dan mencegah kelelahan mental.

Senam Ringan atau Stretching. Aktivitas fisik ringan sebelum ujian dapat membantu meredakan ketegangan otot dan meningkatkan energi.

Fokus. Fokus pada hal-hal yang sedang kalian kerjakan, seperti persiapan dan respons kalian terhadap pertanyaan, bukan pada hal-hal yang di luar kendali.

Mantra Positif. Temukan kalimat atau kata-kata positif yang bisa menjadi mantra kalian. Mengucapkannya dapat memberikan dukungan mental. Misalnya: "Saya pasti bisa!"

Hindari Perbandingan Diri. Jangan membandingkan diri kalian dengan orang lain. Setiap orang memiliki cara belajar dan menghadapi ujian yang berbeda.

Jangan Lupakan Diri Sendiri. Ingatlah untuk merawat diri sendiri. Lakukan aktivitas yang membuat kalian bahagia dan rileks sepanjang persiapan menjelang ujian.

Apa yang Mesti Dilakukan Jika Dapat Nilai di Bawah KKM?

Ketika hasil ujian yang didapatkan ternyata masih di bawah KKM padahal kita telah mengerahkan semua usaha dan upaya yang kita bisa, ingatlah untuk jangan terlalu menyalahkan diri sendiri, orang lain, atau lingkungan sekitar.

Alih-alih bersedih dan menyalahkan keadaan dan diri sendiri, kamu bisa lakukan hal-hal berikut ini.

Evaluasi Hasil Ujian. Dengan melakukan evaluasi kamu bisa mengetahui letak kesalahan dan kekurangan kalian untuk bisa diperbaiki di kemudian hari.

Bicarakan dengan Guru. Kamu juga bisa diskusikan hasil ujiian dengan guru yang nanti bisa membari saran perbaikan. Jangan malu atau takut untuk berdiskusi dengan guru demi kemajuan belajar kalian.

Identifikasi Kekurangan. Dari hasil evaluasi kita akan menemukan kekurangan diri kamu terkait pelajaran mana yang perlu diperkuat. Selanjutnya, kamu hanya perlu fokus pada pemahaman konsep daripada sekadar menghafal materi tersebut.

Revisi Metode Belajar. Kamu juga perlu ubah strategi belajar jika dirasa cara belajar sebelumnya kurang efektif. Cobalah cara belajar yang berbeda untuk meningkatkan pemahaman kita atas materi pelajaran tertentu.

Temukan cara dan metode belajar yang tepat serta cocok untuk kamu agar lebih menyenangkan ketika menjalaninya.

Buat Rencana Perbaikan. Buat rencana studi baru yang lebih terstruktur dan terfokus untuk mengatasi kelemahan yang telah diidentifikasi.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Ketika Kesibukan Tidak Lagi Cukup
Ketika Kesibukan Tidak Lagi Cukup
Kata Netizen
Ketika Liburan Usai, Mengubah Rasa Enggan Jadi Kesiapan
Ketika Liburan Usai, Mengubah Rasa Enggan Jadi Kesiapan
Kata Netizen
Efisiensi BBM di Tengah Kemacetan Sekolah, Apa Solusinya?
Efisiensi BBM di Tengah Kemacetan Sekolah, Apa Solusinya?
Kata Netizen
Potret Remaja Perempuan di Wilayah 3T
Potret Remaja Perempuan di Wilayah 3T
Kata Netizen
Lulusan D3 dan Akses Beasiswa, Mengapa Masih Terbatas?
Lulusan D3 dan Akses Beasiswa, Mengapa Masih Terbatas?
Kata Netizen
Menjelajah Pasar Papringan Temanggung
Menjelajah Pasar Papringan Temanggung
Kata Netizen
Kisah di Balik Barang Kenangan, dari Koleksi Lama ke Ruang Baru
Kisah di Balik Barang Kenangan, dari Koleksi Lama ke Ruang Baru
Kata Netizen
Ruang Hijau yang Hilang, Kenyamanan yang Ikut Pergi
Ruang Hijau yang Hilang, Kenyamanan yang Ikut Pergi
Kata Netizen
Di Balik Kesederhanaannya, Tutug Oncom Simpan Gizi dan Tradisi
Di Balik Kesederhanaannya, Tutug Oncom Simpan Gizi dan Tradisi
Kata Netizen
Arus Urbanisasi Pascalebaran, antara Harapan dan Keterbatasan Desa
Arus Urbanisasi Pascalebaran, antara Harapan dan Keterbatasan Desa
Kata Netizen
WFH dan Krisis BBM, Seberapa Efektif Menekan Konsumsi Energi?
WFH dan Krisis BBM, Seberapa Efektif Menekan Konsumsi Energi?
Kata Netizen
Kisah Tumpukan Setrikaan saat Lebaran Usai
Kisah Tumpukan Setrikaan saat Lebaran Usai
Kata Netizen
THR dan Realitas Finansial, Saatnya Lebih Jujur pada Diri Sendiri
THR dan Realitas Finansial, Saatnya Lebih Jujur pada Diri Sendiri
Kata Netizen
Jejak Rasa Sederhana, Kisah Pumpuk dari Belitung
Jejak Rasa Sederhana, Kisah Pumpuk dari Belitung
Kata Netizen
Ini Rasanya ke Negara Blok M Setelah Lebaran
Ini Rasanya ke Negara Blok M Setelah Lebaran
Kata Netizen
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau